"Sejak pagi petugas melacak untuk mencari keberadaan pelaku, tersangka sempat melakukan beberapa transaksi yang menjadi petunjuk baru bagi kami hingga akhirnya ditangkap malam hari di perumahan Griya Pesona," tuturnya.
"Berdasarkan pengakuan tersangka, diketahui rumah tersebut adalah kediaman kerabatnya yang menurutnya tempat itu aman untuknya," sambungnya.
Sekitar pukul 18.30 WIB, polisi berhasil menangkap Taufik di sebuah rumah kerabatnya yang berada di Perumahan Griya Pesona, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung.
Menurut keterangan Kapolda Jawa Barat, rumah tersebut dipilih tersangka karena dianggap cukup aman untuk bersembunyi. Polisi memastikan selama pelariannya, Taufik bergerak sendiri tanpa bantuan pihak lain.
"Selama ini tidak ada indikasi pihak-pihak lain yang berusaha menyembunyikan pelaku. Pergerakannya sendiri sepertinya tidak ada bantuan orang lain," ujar Kapolda Jabar.
Video detik-detik penangkapan Taufik Hidayat pun menyebar luas di media sosial. Tampak tersangka begitu tenang dan santai bahkan tak memberikan perlawanan apapun saat diamankan polisi.
Menariknya, sebelum ditangkap, Taufik sempat mengubah penampilannya dengan mencukur rambut diduga untuk menghindari identifikasi petugas.
Yang tak kalah jadi sorotan, polisi mengungkap bahwa pelaku sempat mengaku meneguk minuman keras (miras) yang menjadi kebiasaannya dalam 1,5 tahun terakhir.
Setelah diamankan, tersangka langsung dibawa ke Polsek Majalaya sebelum kemudian dipindahkan ke Mapolda Jawa Barat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi juga melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh guna memastikan kondisi fisik tersangka termasuk melakukan tes urine terhadap Taufik Hidayat.
"Sesuai prosedur, setelah ditangkap, pelaku menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi sebelum penahanan. Kita juga melakukan tes narkoba dan hasilnya negatif. Meskipun, tersangka mengaku habis minum Intisari, ada kan itu merk minuman keras sejenis anggur hitam," ungkap Kapolda Jabar.
Dalam video pasca penangkapan pelaku yang diunggah di kanal YouTube AP Channel, Taufik Hidayat sempat diinterogasi polisi sebelum dibawa ke Mapolda Jabar. Pria berusia 30 tahun itu mengaku bersalah dan menyesal setelah melakukan tindak kekerasan karena berada dalam pengaruh alkohol.
"Jadi, pelaku ini mengaku bersalah dan sempat menyatakan bahwa dirinya menyesal karena semua tindakannya itu dilakukan karena berada dalam pengaruh konsumsi alkohol," ungkap Rudi.
"Setiap hari pelaku sering konsumsi alkohol dan sering cekcok dengan kekasihnya hingga terjadi tindakan kekerasan. Dalam pemeriksaan lanjutan, kami juga menyiapkan ahli kejiwaan, karena apa yang dilakukan TH ini sesuatu yang tidak wajar dan bisa dibiliang terlalu sadis di luar kebiasaan apalagi terhadap kekasihnya sendiri," pungkasnya.