news

Prabowo Beri Peringatan Keras Usai Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Tegaskan Program MBG Bersifat Sakral: Bukan Proyek untuk Perkaya Oknum!

Kamis, 4 Juni 2026 | 12:30 WIB
Potret Presiden Prabowo beri peringatan keras usai terungkap kasus korupsi terkait tata kelola pelaksanaan MBG yang dilakukan oleh para pemimpin BGN (Instagram/prabowo)

SketsaNusantara.id - Presiden Prabowo Subianto mengaku sedih saat mengambil keputusan mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Namun, di tengah kasus dugaan korupsi yang kini menyeret sejumlah mantan petinggi BGN, Prabowo menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak boleh dijadikan sarana untuk memperkaya diri.

Sebagaimana diketahui, Dadan Hindayana beserta 2 wakil Kepala BGN yakni Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung, belum lama ini ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan korupsi pengelolaan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) anggaran 2025-2026.

Penetapan status tersangka dan penahanan ini dilakukan oleh penyidik Jampidsus Kejagung pada Rabu, 3 Juni 2026, hanya berselang satu hari setelah ketiganya dicopot dari jabatan mereka oleh Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Lakukan Abuse of Power di Program MBG? Dadan Hindayana Cs Dikenakan Pasal Berlapis Ini, Ancaman Penjara Seumur Hidup Menanti

Prabowo mengakui bahwa keputusan tersebut bukan langkah yang mudah. Pasalnya, para pejabat yang dicopot merupakan orang-orang yang sebelumnya dipercaya untuk menjalankan salah satu program prioritas pemerintah.

"Saya sedih. Saya terpaksa mengganti orang-orang yang saya percaya. Orang yang saya berikan tugas untuk negara yang sangat berat," ujar Prabowo, dikutip SketsaNusantara.id dari video yang diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden pada hari Rabu, 3 Juni 2026.

Dalam sambutannya di acara Konsolidasi Nasional Program MBG, Prabowo tak ingin banyak berkomentar mengenai kasus yang menyeret para petinggi BGN. Ketum Gerindra itu pun mengenang nasihat ayahnya untuk mengambil keputusan yang berpihak pada rakyat.

"Keputusan itu tidak ringan bagi saya, tapi saya tidak ingin banyak berkomentar karena mereka-mereka ini sedang menghadapi masalah hukum, sehingga saya nggak bisa komentar karena takut seolah-olah saya ikut mempengaruhi (proses hukum)," ucapnya.

Baca Juga: Kronologi Kasus Korupsi Pengelolaan MBG yang Libatkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana, Kejagung Ungkap 4 Dugaan Mark Up

"Tapi, saya ingat kata-kata almarhum ayahanda saya. Profesor Sumitro, pernah mengatakan kepada saya, 'Prabowo, kalau satu saat kau dalam keadaan bingung atau keadaan ragu-ragu, ingat, berpihaklah selalu kepada rakyatmu'," tegas Prabowo.

Prabowo juga sempat mengungkapkan bahwa selama ini ia sudah mendapatkan laporan terkait adanya kejanggalan-kejanggalan dan penyelewengan dalam pelaksanaan program MBG oleh para pimpinan BGN.

Dalam forum tersebut, Presiden juga menegaskan bahwa kepentingan masyarakat harus ditempatkan di atas kepentingan individu maupun kelompok tertentu.

Prabowo meminta SPPG nakal untuk segera berbenah. Program Makan Bergizi Gratis dinilai sebagai program yang sangat penting karena menyangkut masa depan jutaan anak Indonesia.

Halaman:

Tags

Terkini