news

Usai Dadan Hindayana Diganti, Pemerintah Beri Jaminan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Jalan, Ini Pesan Khusus Prabowo

Rabu, 3 Juni 2026 | 08:30 WIB
Pengumuman pergantian Kepala BGN. (Dok. Bakom RI)

SketsaNusantara.id - Pergantian pimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi perhatian publik setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan penyegaran di jajaran lembaga tersebut.

Meski terjadi perubahan kepemimpinan, pemerintah menegaskan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan seperti biasa.

Kepastian itu disampaikan pemerintah untuk menjawab berbagai perhatian masyarakat terkait keberlanjutan salah satu program prioritas nasional tersebut. Program MBG saat ini telah berjalan di berbagai daerah dan menjangkau banyak penerima manfaat.

Baca Juga: Prabowo Rombak Total Pimpinan BGN, Dadan Hindayana dan 2 Wakil Diganti, Bagaimana Nasib Program MBG Selanjutnya?

Pemerintah memastikan seluruh pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas selama proses transisi kepemimpinan berlangsung. Seluruh unit kerja di lingkungan BGN juga diminta tetap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara normal.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya memutuskan melakukan pergantian pimpinan BGN setelah melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis selama sekitar satu setengah tahun terakhir.

Dalam susunan baru tersebut, Nanik S Deyang ditunjuk sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana. Sementara dua posisi wakil kepala juga mengalami perubahan.

Baca Juga: Menangis Minta Maaf, Kepala SPPG Sibolga Selatan Justru Ungkap Dugaan Tekanan dan Pelanggaran di Dapur MBG

Jabatan yang sebelumnya diisi Lodewijk Paulus dan Sony Sanjaya kini dipercayakan kepada Agustina Arum Sari serta Mayjen TNI Trenggono. Pergantian ini menjadi bagian dari upaya penguatan organisasi yang dilakukan pemerintah.

Pengumuman tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Jakarta, Selasa, 2 Juni 2026. Dalam kesempatan itu, ia didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Muhammad Qodari.

Menurut Prasetyo, pemerintah berharap jajaran pimpinan baru dapat segera melakukan konsolidasi internal. Selain itu, koordinasi lintas kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah juga perlu diperkuat agar pelaksanaan program semakin efektif.

“Kepada tiga pimpinan BGN yang baru kami berharap untuk dapat segera melakukan konsolidasi internal, memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, serta memperkuat koordinasi bersama pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota, serta memastikan seluruh program BGN dapat tetap berjalan dengan sebaik-baiknya,” kata Prasetyo.

Pemerintah menilai penguatan koordinasi menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program yang dijalankan BGN. Dengan dukungan seluruh pihak terkait, pelaksanaan program diharapkan semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Selain memperkuat koordinasi, pemerintah juga berharap kepemimpinan baru mampu meningkatkan tata kelola organisasi. Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung upaya peningkatan kualitas gizi, kesehatan, dan sumber daya manusia Indonesia.

Halaman:

Tags

Terkini