news

SIBAT Kepanjen Gelar Kegiatan Edukasi di SMP AN NISA, Ajak Siswa Terapkan Hidup Sehat dan Waspada Penyalahgunaan Narkoba

Jumat, 29 Mei 2026 | 19:25 WIB
Relawan SIBAT Kepanjen saat mengedukasi siswa SMP AN NISA (Dok. SIBAT Kepanjen)

PMI JEMBER - Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) Desa Kepanjen menggelar kegiatan edukasi kesehatan di SMP AN NISA Kepanjen, Jember, pada Jumat 29 Mei 2026.

Kegiatan tersebut mengangkat tema 'Penyampaian tentang Pertolongan Pertama di Sekolah, Lingkungan Hidup Sehat dan Penyalahgunaan Obat-obatan Terlarang'.

Sebanyak 40 siswa dari kelas VII dan VIII mengikuti kegiatan edukatif tersebut dengan antusias.

Baca Juga: SIBAT Puger Kulon Latih 30 Siswa MA Plus Daarull Muhhibbin Jadi First Responder Lewat Edukasi Kedaruratan

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta kesadaran remaja mengenai pentingnya kesiapan pertolongan pertama, menjaga lingkungan sehat, serta membentengi diri dari bahaya penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

Dalam kegiatan tersebut, empat relawan SIBAT Desa Kepanjen bertugas sebagai fasilitator, yakni Supriyadi, Sugiyanti, Putri dan Intan.

Mereka menyampaikan materi dengan pendekatan komunikatif dan interaktif sehingga suasana kelas berlangsung aktif dan mudah dipahami para siswa.

Baca Juga: Tutup Acara Pamensa, KSR PMI Unmuh Jember dan SIBAT Kepanjen Menggelar Aksi Membersihkan Sampah di Pantai Selatan Jember

Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi yang diselingi dengan diskusi dan tanya jawab.

Banyak siswa mengajukan pertanyaan terkait langkah pertolongan pertama sederhana hingga dampak penyalahgunaan obat-obatan terlarang bagi remaja.

Salah satu relawan SIBAT Kepanjen, Supriyadi, mengaku senang melihat tingginya semangat para siswa selama kegiatan berlangsung.

Baca Juga: PMI Jember Perkuat Desa Tangguh, SIBAT Ajarkan Pertolongan Pertama Dasar ke Warga Lewat Metode Door to Door

“Kami merasa senang karena adik-adik sangat antusias mengikuti materi,” ujar Supriyadi.

“Banyak pertanyaan yang disampaikan terkait pertolongan pertama maupun bahaya obat-obatan terlarang,” sambungnya.

Halaman:

Tags

Terkini