SketsaNusantara.id - Pihak Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang buka suara terkait kabar dugaan pelecehan seksual yang melibatkan salah satu oknum dosen.
Dalam keterangan resminya, pihak kampus berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus tersebut.
Seperti yang diketahui, beredar kabar di media sosial terkait dugaan pelecehan seksual yang melibatkan oknum dosen UIN Walisongo.
Dugaan tersebut mencuat usai akun @pesan_uinws mengunggah beberapa tangkapan layar yang berisi pesan tak pantas, diduga dari oknum dosen tersebut.
Pihak kampus bersama Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) pun segera melakukan investigasi internal.
Dalam keterangan resminya, Ketua Satgas PPKS UIN Walisongo Semarang, Nur Hasyim, M.A mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah melacak fakta di lapangan.
“Kami sedang bekerja sama dengan organisasi kemahasiswaan (ormawa) baik intra maupun ekstra untuk mencari ruang agar dapat menjangkau saksi korban,” ujarnya dalam diskusi terbuka bersama awak media pada Jumat, 8 Mei 2026.
Nur Hasyim menambahkan, saat ini pihaknya fokus mengumpulkan bukti dan saksi untuk menyusun kronologi sebelum memeriksa oknum dosen terkait.
Sementara itu, Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) yang juga ikut serta dalam penanganan kasus dugaan pelecehan seksual ini juga membuka kanal aduan bagi saksi dan dan korban.
“Kami menyiapkan ruang aman dan. hotline 24 jam,” ujar Ketua PSGA UIN Walisongo Semarang, Dr. Kurnia Muhajarah, M.S.I.