news

Fakta Mengejutkan Kasus Joki UTBK di Surabaya: Komplotan Pelaku Sudah 9 Tahun Beroperasi Libatkan Dokter hingga ASN, Patok Harga sampai Ratusan Juta!

Jumat, 8 Mei 2026 | 13:30 WIB
Ilustrasi kasus joki ujian UTBK yang akhirnya terungkap di Surabaya (Instagram @official_unesa)

SketsaNusantara.id - Kasus Joki Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Surabaya mulai terungkap. Kasus ini terbongkar setelah ditemukan adanya dugaan kecelakaan pada ujian masuk di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) pada bulan April 2026.

Komplotan pelaku sebanyak 14 orang berhasil ditangkap polisi dan ditetapkan sebagai tersangka. Terbaru, Polrestabes Surabaya mengungkap sejumlah fakta mengejutkan mengenai kasus ini.

Pasalnya, komplotan pelaku joki UTBK ini ternyata sudah beroperasi selama 9 tahun, bahkan melibatkan berbagai macam profesi mulai dari dokter hingga ASN (Aparat Sipil Negara) hingga memanipulasi pembuatan kartu identitas (KTP).

Baca Juga: Bukan Kebobolan, Wakil Rektor 1 UNESA Ungkap Kronologi hingga Terungkapnya Joki UTBK

Dihimpun SketsaNusantara.id dari akun Instagram Kapolres Surabaya dan berbagai sumber, berikut sederet fakta terkait kasus joki UTBK yang diungkap pihak kepolisian.

1. Kronologi Terbongkarnya Kasus Joki UTBK di Surabaya

Awalnya, kasus joki ujian terungkap dari pelaksanaan UTBK Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) di Gedung Rektorat Lantai 4 Unesa yang berada di Jalan Lidah Wetan, Surabaya pada 21 April 2026.

Indikasi kondisi tercium setelah terdeteksi adanya kesamaan wajah yang mencurigakan antara dua data peserta. Berkat pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI), diketahui bahwa ada joki yang menggunakan foto lama dari pendaftaran tahun sebelumnya dan digunakan kembali dengan identitas berbeda tahun ini.

"Foto lama ini sudah pernah dipakai untuk mendaftar tahun sebelumnya, dan sistem itu ter-record ke sistem yang sekarang. Rata-rata targetnya mengincar fakultas kedokteran," ungkap polisi dalam video yang diunggah di akun Instagram @luthfie.daily milik Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Luthfie Sulistiawan.

Baca Juga: Kasus Joki UTBK Terbongkar di Unesa, Teknologi AI Deteksi Kemiripan Wajah hingga 95 Persen

Terungkap pula dokumen yang digunakan mulai dari kartu identitas (KTP) hingga ijazah hingga kartu peserta telah dimanipulasi lengkap dengan stempel basah, sehingga tampak autentik dan sempat sulit dikenali tanpa pemeriksaan mendalam.

Polisi mengatakan bahwa joki bahkan sempat mengerjakan soal ujian hingga selesai dan mendapat nilai tinggi. Namun, setelah mengetahui adanya kejadian ini, akhirnya joki tersebut diamankan dan terbongkar sindikat yang melancarkan aksi ini yang sebelumnya sudah pernah meloloskan 7 orang kliennya.

2. Dokter dan ASN Ikut Terlibat

Polrestabes Surabaya mengungkap identitas 14 tersangka yang terlibat kasus joki UTBK yang ternyata bukan hanya karyawan swasta dan pelajar, namun juga ASN hingga dokter.

Halaman:

Tags

Terkini