SketsaNusantara.id – Seorang pendaki membagikan kisahnya saat konten videonya hendak dipakai untuk bahan publikasi oleh salah satu instansi pemerintahan.
Instansi tersebut merupakan Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pariwisata yang merupakan bagian tim kerja yang membantu Presiden dalam mencapai target strategis pariwisata nasional.
Sosok yang diutus dalam instansi tersebut adalah Zita Anjani yang tidak lain juga merupakan putri kedua dari Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai Amanat Nasional sekaligus Menko Pangan.
Sebuah potongan chat yang membawa nama UKP Pariwisata baru-baru ini viral karena diketahui ingin memakai konten video milik seorang pendaki sebagai bahan publikasi.
Chat tersebut dibagikan di akun Instagram @canro.simarmata pada 4 Mei 2026 seperti penelusuran tim SketsaNusantara.id.
Dalam chat yang dibagikan, nampak admin sosial media dari akun Instagram @ukp_pariwisata meminta izin untuk menggunakan konten video milik Canro.
“Hai, Kak. Kami dari tim UKP Pariwisata senang dengan konten kamu tentang Torean dan ingin meminta izin untuk menggunakan cuplikan konten kamu,” tulis akun Instagram @ukp_pariwisata dikutip oleh tim redaksi.
Membaca chat tersebut, Canro memberikan apresiasinya karena sebuah instansi pemerintah tertarik dengan konten miliknya.
“Saya sangat mengapresiasi tujuan baik dari pihak UKP Pariwisata dalam mempublikasikan informasi serta potensi wisata kepada masyarakat luas,” jawab Canro.
Namu, Canro menolak secara halus permintaan dari UKP Pariwisata sebab video karyanya memiliki harga tersendiri jika ingin dipublikasikan oleh pihak tertentu.
“Namun demikian, untuk penggunaan satu video karya saya, rate yang saya tetapkan adalah Rp10 juta per video,” lanjutnya.