news

Viral Kisah Pendaki yang Kontennya Ingin Dipakai Publikasi oleh UKP Pariwisata: Terbangin Drone Aja Rp2 Juta Per Hari

Selasa, 5 Mei 2026 | 14:00 WIB
Kisah viral seorang pendaki yang konten videonya hendak dipakai sebagai bahan publikasi oleh UKP Pariwisata, padahal untuk menerbangkan drone aja biayanya Rp2 (Instagram/canro.simarmata)

SketsaNusantara.id – Seorang pendaki membagikan kisahnya saat konten videonya hendak dipakai untuk bahan publikasi oleh salah satu instansi pemerintahan.

Instansi tersebut merupakan Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pariwisata yang merupakan bagian tim kerja yang membantu Presiden dalam mencapai target strategis pariwisata nasional.

Sosok yang diutus dalam instansi tersebut adalah Zita Anjani yang tidak lain juga merupakan putri kedua dari Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai Amanat Nasional sekaligus Menko Pangan.

Baca Juga: Konten Kreator Ini Sentil Tim Utusan Khusus Presiden bidang Pariwisata yang Izin Pakai Videonya: Negara Tentu Punya Anggaran

Sebuah potongan chat yang membawa nama UKP Pariwisata baru-baru ini viral karena diketahui ingin memakai konten video milik seorang pendaki sebagai bahan publikasi.

Chat tersebut dibagikan di akun Instagram @canro.simarmata pada 4 Mei 2026 seperti penelusuran tim SketsaNusantara.id.

Dalam chat yang dibagikan, nampak admin sosial media dari akun Instagram @ukp_pariwisata meminta izin untuk menggunakan konten video milik Canro.

Baca Juga: Apa Kabar Bu Cinta? Pisah dari Ridwan Kamil , Ini Respons Atalia Praratya Saat Didoakan Segera Dapat Jodoh

“Hai, Kak. Kami dari tim UKP Pariwisata senang dengan konten kamu tentang Torean dan ingin meminta izin untuk menggunakan cuplikan konten kamu,” tulis akun Instagram @ukp_pariwisata dikutip oleh tim redaksi.

Membaca chat tersebut, Canro memberikan apresiasinya karena sebuah instansi pemerintah tertarik dengan konten miliknya.

“Saya sangat mengapresiasi tujuan baik dari pihak UKP Pariwisata dalam mempublikasikan informasi serta potensi wisata kepada masyarakat luas,” jawab Canro.

Baca Juga: Ngeri! Detik-Detik Kabel Listrik Dekat Stasiun Jurangmangu-Pondok Ranji Tersambar Petir, Perjalanan KRL Terganggu hingga Penumpang Dievakuasi Mendadak

Namu, Canro menolak secara halus permintaan dari UKP Pariwisata sebab video karyanya memiliki harga tersendiri jika ingin dipublikasikan oleh pihak tertentu.

“Namun demikian, untuk penggunaan satu video karya saya, rate yang saya tetapkan adalah Rp10 juta per video,” lanjutnya.

Halaman:

Tags

Terkini