SketsaNusantara.id – Fenomena pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Pulau Jawa dalam beberapa hari terakhir memicu beragam spekulasi di tengah masyarakat.
Di tengah sorotan terhadap kenaikan harga BBM non-subsidi, muncul pula kabar yang menyebut sistem kelistrikan Jawa, Madura, dan Bali (Jamali) tengah menghadapi krisis akibat menipisnya pasokan batu bara untuk sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).
Kabar tersebut ramai diperbincangkan setelah sejumlah wilayah di Pulau Jawa dilaporkan mengalami pemadaman listrik bergilir sejak awal pekan.
Linimasa media sosial belakangan ini diramaikan keluhan warga yang ikut terdampak pemadaman listrik di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga Jawa Timur.
Beredar informasi bahwa pemadaman bergilir dilakukan karena adanya defisit daya sehingga PLN terpaksa menerapkan pengaturan beban guna menjaga kestabilan sistem kelistrikan.
Bahkan, muncul kabar yang menyebut stok batu bara untuk sejumlah PLTU semakin menipis dan tidak mencukupi kebutuhan operasional dalam jangka panjang.
"Krisis listrik! Stok Batubara nyaris habis. Jawa, Madura, Bali terancam gelap gulita," begitulah narasi yang beredar menyoroti ancaman krisis energi yang belakangan ini ramai diperbincangkan di media sosial.
ESDM Bantah Pasokan Batu Bara Menipis
Di tengah berkembangnya berbagai spekulasi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan pemadaman listrik yang sempat terjadi di sejumlah wilayah tidak disebabkan oleh menipisnya stok batu bara untuk pembangkit listrik.
Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menegaskan bahwa pemadaman listrik yang terjadi belakangan ini disebabkan oleh kendala teknis pada sistem kelistrikan, bukan karena masalah pasokan bahan bakar pembangkit.
"Tidak ada pasokan batu bara yang menipis yang pasti. Memang ada beberapa gangguan terkait teknis," ungkap Anggia, dikutip SketsaNusantara.id dari video wawancara yang diunggah di akun Instagram @lambe_turah pada hari Kamis, 11 Juni 2026.
"Kita juga sudah berkomunikasi dengan PLN untuk mengantisipasi agar peristiwa ini tidak berulang," sambungnya.
Artikel Terkait
DPR RI Dorong Sosialisasi Energi Nuklir sebagai Solusi Listrik Ramah Lingkungan dan Terjangkau
Bahlil Lahadalia Jamin Ketersediaan BBM, LPG, dan Listrik Aman untuk Kebutuhan Masyarakat Jelang Nataru
Cek Fakta: Heboh Isu Global Blackout hingga Himbauan Tarik Tunai Massal, Benarkah Akan Ada Pemadaman Listrik Total di Indonesia pada 20 Februari 2026?
Ngeri! Detik-Detik Kabel Listrik Dekat Stasiun Jurangmangu-Pondok Ranji Tersambar Petir, Perjalanan KRL Terganggu hingga Penumpang Dievakuasi Mendadak
Bunga Zainal Beri Sindiran Ini Pasca Keluhkan Harga Bumbu dan Token Listrik yang Melonjak Tajam, Istri Sukhdev Singh: Gue Tuh...