SketsaNusantara.id – Pelaksanaan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026 resmi bergulir sejak Senin, 8 Juni 2026 lalu.
Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, menjadi salah satu kampus yang ditunjuk sebagai lokasi pelaksanaan ujian berbasis Sistem Seleksi Elektronik (SSE) bagi calon mahasiswa baru.
Ujian dipusatkan di Gedung Business and Education Center (BEC) UIN KHAS Jember dan berlangsung selama empat hari, mulai 8 hingga 11 Juni 2026. Selama pelaksanaan, panitia menyiapkan 12 sesi ujian yang dibagi dalam tiga sesi setiap harinya.
Baca Juga: UM-PTKIN 2026 di UIN KHAS Jember Berjalan Ketat, Sistem Berlapis Cegah Perjokian dan Kecurangan
Kabiro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) UIN KHAS Jember, Dr. Nawawi, mengungkapkan bahwa sebanyak 1.332 peserta mengikuti ujian di kampus tersebut.
"Setiap hari ada tiga sesi. Totalnya 12 sesi selama empat hari, dengan enam ruangan pada tiap sesi dan masing-masing ruangan diisi 20 peserta," kata Nawawi saat dikonfirmasi, 12 Juni 2026.
Menurutnya, pelaksanaan ujian telah dipersiapkan secara matang agar seluruh peserta dapat mengikuti proses seleksi dengan nyaman dan lancar. Panitia juga memastikan seluruh sarana pendukung ujian berbasis komputer berfungsi optimal selama pelaksanaan berlangsung.
Pada tahun akademik 2026, UIN KHAS Jember menyediakan total 1.761 kursi bagi calon mahasiswa baru yang mendaftar melalui jalur UM-PTKIN. Sementara jumlah peminat yang tercatat melalui jalur tersebut mencapai 3.358 orang.
Dari total pendaftar tersebut, sebanyak 1.467 calon mahasiswa menjadikan UIN KHAS Jember sebagai pilihan tujuan studi mereka. Para peserta berasal dari berbagai daerah, baik dari wilayah Jawa Timur maupun luar provinsi.
"Pendaftarnya tidak hanya dari sekitar Jember, tetapi juga Banyuwangi, Bali, Probolinggo, Madura, dan daerah lainnya," ujarnya.
Nawawi menjelaskan tingginya minat calon mahasiswa dari berbagai daerah menunjukkan bahwa UIN KHAS Jember semakin dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi keagamaan Islam negeri yang menjadi pilihan masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Sementara itu, tingkat kehadiran peserta pada hari-hari awal pelaksanaan ujian terpantau cukup tinggi. Berdasarkan evaluasi panitia, jumlah peserta yang hadir pada dua sesi pertama diperkirakan mendekati 90 persen.
Artikel Terkait
Lulus Tanpa Skripsi, 2 Mahasiswa FTIK UIN KHAS Jember Hasilkan Jurnal Ilmiah Standar Nasional
Dorong Kemudahan Literasi, UPT Perpustakaan UIN KHAS Jember Resmikan Aplikasi KHASTAKA Berbasis Digital
UIN KHAS Jember Ikuti Penyusunan Daftar Informasi Publik PTKIN di Yogyakarta, Perkuat Transparansi Digital Kampus
Kekerasan Seksual di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, Rektor UIN KHAS Jember Dorong Langkah Tegas Kemenag RI
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN KHAS Jember Berangkatkan Mahasiswa PPL Internasional ke Malaysia dan Thailand
37 CPNS UIN KHAS Jember Resmi Dilantik Jadi PNS, Menag Tekankan Integritas dan Nilai BerAKHLAK
Idul Adha 1447 H, UIN KHAS Jember Sembelih Belasan Hewan Kurban, Rektor: Ini Ibadah Ritual dan Sosial
UIN KHAS Jember Jalin Kerja Sama dengan Klub Persid Jember, Mulai Beasiswa Pendidikan hingga Penggunaan Fasilitas
Kiai Muda Bondowoso Antar Langsung 14 Santrinya Ikuti UM PTKIN di UIN KHAS Jember, Bukti Dorong Lanjut Kuliah ke Kampus Unggul
UM-PTKIN 2026 di UIN KHAS Jember Berjalan Ketat, Sistem Berlapis Cegah Perjokian dan Kecurangan