SketsaNusantara.id - Sekelompok massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menggelar aksi unjuk rasa di Cikini, Jakarta Pusat.
Aksi yang digelar pada Senin malam, 10 Juni 2026 ini merupakan bentuk protes atas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax yang berlaku pada hari yang sama.
Dari sejumlah video dan foto yang beredar di media sosial, aksi tersebut sempat diwarnai aksi bakar ban hingga akhirnya dibubarkan.
Dalam keterangannya, pihak kepolisian dari Polsek Metro Menteng dan Polres Metro Jakarta Pusat mengungkapkan sejumlah fakta.
Salah satunya terkait alasan aparat membubarkan aksi unjuk rasa tersebut.
Dan berikut ini 4 fakta demonstrasi penolakan kenaikan Pertamax di Cikini yang dirangkum tim redaksi dari berbagai sumber.
1. Kronologi
Dikutip dari akun X @AnditaZella, aksi demonstrasi yang digelar di depan gerai KFC Cikini bermula sekitar pukul 20.28 WIB.
Hal senada disampaikan Ketua HMI cabang Jakarta Pusat-Utara (Pustara) yang mengatakan aksi dimulai sekitar pukul 20.00 WIB.
Demo tersebut tak berselang lama. Pasalnya sekitar pukul 21.30 WIB pihak kepolisian telah membubarkan massa.
Artikel Terkait
KPK Tangkap 11 Orang dalam OTT Baru, 5 ASN BPK Ikut Diamankan, Ada Dugaan Suap dari Pemkab Muara Enim
Kabar Gembira untuk Pecinta Bola, Polri Akan Gelar Nobar Gratis Piala Dunia 2026 di Mabes, Polda, Polres dan Polsek
Sinyal El Nino Menguat di Pasifik, BMKG Prediksi Kemarau Panjang Melanda Sebagian Besar Wilayah Indonesia hingga 2027
Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator dalam Kasus MBG, Kejagung Mulai Telaah, Benarkah Ada 20 Nama Besar Terlibat?
LPSK Buka Suara Soal Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya, Ada Tahap Penting yang Ternyata Belum Dilakukan
Kasus MBG Makin Jadi Sorotan, Nama Wakil Ketua KPK Ikut Disebut dalam Daftar Viral, Fitroh Berikan Klarifikasi