Kamis, 11 Juni 2026

4 Fakta Demonstrasi Kenaikan Pertamax di Cikini Jakpus, Massa Bakar Ban hingga Alasan Polisi Membubarkan Aksi

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30 WIB
Aksi unjuk rasa di Jalan Raya Cikini Jakpus, massa protes kenaikan pertamax (X/@Jakartalk)
Aksi unjuk rasa di Jalan Raya Cikini Jakpus, massa protes kenaikan pertamax (X/@Jakartalk)

SketsaNusantara.id - Sekelompok massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menggelar aksi unjuk rasa di Cikini, Jakarta Pusat.

Aksi yang digelar pada Senin malam, 10 Juni 2026 ini merupakan bentuk protes atas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax yang berlaku pada hari yang sama.

Dari sejumlah video dan foto yang beredar di media sosial, aksi tersebut sempat diwarnai aksi bakar ban hingga akhirnya dibubarkan.

Baca Juga: Heboh Demostrasi Penolakan Kenaikan BBM Jenis Pertamax di Cikini Jakpus, Massa Bakar Ban Berujung Pembubaran

Dalam keterangannya, pihak kepolisian dari Polsek Metro Menteng dan Polres Metro Jakarta Pusat mengungkapkan sejumlah fakta.

Salah satunya terkait alasan aparat membubarkan aksi unjuk rasa tersebut.

Dan berikut ini 4 fakta demonstrasi penolakan kenaikan Pertamax di Cikini yang dirangkum tim redaksi dari berbagai sumber.

Baca Juga: Curhatan Bertrand Antolin hingga dokter Tirta Soroti Efek Domino Usai Harga BBM Pertamax Naik, Deddy Corbuzier Langsung Ajak Bahlil Podcast

 

 

1. Kronologi

Dikutip dari akun X @AnditaZella, aksi demonstrasi yang digelar di depan gerai KFC Cikini bermula sekitar pukul 20.28 WIB.

Hal senada disampaikan Ketua HMI cabang Jakarta Pusat-Utara (Pustara) yang mengatakan aksi dimulai sekitar pukul 20.00 WIB.

Demo tersebut tak berselang lama. Pasalnya sekitar pukul 21.30 WIB pihak kepolisian telah membubarkan massa.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X