SketsaNusantara.id - KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) yang kali ini menyasar lingkungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Operasi tersebut menjadi perkembangan terbaru dari perkara yang sebelumnya telah diungkap di Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan.
Langkah KPK ini langsung menarik perhatian publik. Pasalnya, lembaga yang memiliki tugas melakukan pemeriksaan terhadap pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara kini ikut terseret dalam perkara dugaan suap yang sedang ditangani lembaga antirasuah tersebut.
Berdasarkan informasi yang disampaikan KPK, sejumlah orang diamankan dalam operasi senyap yang berlangsung sebagai tindak lanjut dari penyelidikan sebelumnya. Mereka kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa operasi terbaru tersebut masih berkaitan dengan perkara yang sebelumnya terjadi di Kabupaten Muara Enim.
"KPK kembali melakukan tangkap tangan lanjutan dari perkara tersebut, di mana untuk tangkap tangan kali ini berkaitan dengan dugaan pemberian suap dari Pemkab Muara Enim, Sumatera Selatan, kepada pihak-pihak di Badan Pemeriksa Keuangan," kata Budi Prasetyo kepada wartawan, Rabu 10 Juni 2026.
Keterangan tersebut menunjukkan bahwa penyidik mendalami dugaan aliran suap yang melibatkan pihak di Pemerintah Kabupaten Muara Enim dengan sejumlah pihak di BPK. Kasus ini menjadi babak baru dalam perkara yang sebelumnya telah lebih dahulu diungkap KPK.
Dalam operasi tersebut, total 11 orang diamankan. Mereka terdiri dari sejumlah pihak yang telah lebih dulu diamankan pada operasi sebelumnya serta beberapa pihak lain yang baru ditangkap dalam pengembangan perkara.
Menurut Budi, enam orang merupakan pihak yang sudah diamankan dalam peristiwa tangkap tangan sebelumnya. Sementara itu, lima orang lainnya merupakan pihak baru yang diamankan dalam operasi terbaru.
"Lima orang ini merupakan ASN dari Badan Pemeriksa Keuangan," sambungnya.
Informasi tersebut menegaskan bahwa lima aparatur sipil negara yang bertugas di lingkungan BPK kini berada dalam proses pemeriksaan oleh penyidik KPK. Namun hingga saat ini, lembaga antirasuah tersebut belum mengungkap identitas para pihak yang diamankan maupun konstruksi lengkap perkara yang sedang ditangani.
Seluruh pihak yang ditangkap saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK. Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami peran masing-masing pihak serta mengumpulkan alat bukti yang dibutuhkan dalam proses penyidikan.
Artikel Terkait
Setelah Sempat Tak Diketahui Keberadaannya, Silmy Karim Datangi KPK Menjelang Tengah Malam Saat Kasus OTT Imigrasi Memanas
KPK Kembali Geledah Rumah Eks Wamen Imipas Silmy Karim, Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pemerasan Izin Tinggal WNA
KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Notifikasi SMS dan WhatsApp di 2 BUMN, Nilai Kerugian Negara Disebut Hampir Rp2 Triliun
Deretan Moge dan Mobil Mewah Keluar dari Rumah Silmy Karim, KPK Cari Bukti Baru dalam Kasus Izin Tinggal WNA
Edison dari Partai Apa? Inilah Profil dan Rekam Jejak Bupati Muara Enim yang Terjaring OTT KPK, Punya Kekayaan Mencapai Rp16 Miliar