3. Menjegah Resiko Pelanggaran
Penempatan gerbong wanita yang terpisah ini memudahkan petugas melakukan kontrol sehingga dapat mencegah perlakuan yang dapat melanggar aturan.
Kini pasca tragedi kecelakaan tersebut, posisi gerbong wanita menjadi pro kontra di tengah masyarakat.
Hal ini pun mendapat respon langsung dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi.
Arifah Fauzi menyadari pertimbangan-pertimbangan pihak KAI menempatkan gerbong wanita di ujung rangkaian.
"Tadi, kalau kami ngobrol dengan KAI, alasan (gerbong perempuan) ditaruh di paling depan dan paling belakang supaya tidak terjadi rebutan," katanya.
Namun setelah kecelakaan maut ini, Arifah Fauzi berharap posisi gerbong wanita berada di tengah.
"Kami mengusulkan agar gerbong perempuan ditempatkan di tengah rangkaian, sementara bagian depan dan belakang untuk penumpang laki-laki," tandasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!