news

Pro Kontra Posisi Gerbong Wanita Pasca Tragedi Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo, Ini 3 Alasan Gerbong Wanita Diletakkan di Depan dan Belakang

Rabu, 29 April 2026 | 13:30 WIB
Alasan gerbong wanita di depan dan belakang (Pexels/Muhammad fawwaz labib)

SketsaNusantara.id - Tragedi kecelakaan maut yang melibatkan KRL dengan KA Argo Bromo menyisakan pilu mendalam.

Rangkaian kereta khusus wanita di KRL tersebut menjadi korban atas kecelakaan itu.

Puluhan perempuan yang berada dalam gerbong khusus wanita tak bisa menghindari kejadian tersebut.

Baca Juga: Pengamat Transportasi Soroti Insiden KRL Bekasi, Ungkap Penyebab Utama Kecelakaan, Perlu Evaluasi Keandalan Infrastruktur dan 'Human Error'

Posisi gerbong khusus perempuan yang berada di belakang dan depan dalam rangkaian ini lantas menimbulkan pertanyaan.

Dilansir dari akun Instagram @lrt_jabodebek, penempatan gerbong wanita di depan dan belakang rangkaian KA ini bukan tanpa alasan.

Disebutkan bahwa pihaknya memilih menempatkan gerbong wanita di posisi tersebut karena berbagai pertimbangan.

Baca Juga: Kesaksian Salah Satu Korban Luka-Luka dari Kecelakaan KRL dan KAJJ Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur: 3 Jari Kebanting di Aspal

Berikut tiga alasan utama gerbong wanita berada di depan dan belakang rangkaian kereta.

1. Alasan Pengawasan

Dengan diletakkan di ujung rangkaian, diharapkan petugas bisa dengan mudah mengawasi atau memantau secara lebih fokus.

2. Akses Mudah dan Lebih Tertib

Posisi gerbong ini dapat membantu mengatur skema naik-turun penumpang lebih teratur dan tidak tercampur dengan penumpang laki-laki.

Baca Juga: Kecelakaan KRL Ditabrak KA Argo Bromo di Bekasi Timur, Ini Cara Cek Data Korban dan Hotline Resmi KAI

Halaman:

Tags

Terkini