Jika hal ini tetap dibiarkan menurutnya, potret kemiskinan ekstrem tetap terjadi jika akar masalahnya tidak segera dibenahi.
“Ini akan tetap terjadi kalau potret datanya masih sama, dan tidak akan bisa menurunkan angka kemiskinan ekstrem di Jember,” tegasnya.
David menyampaikan, meskipun ada ASN yang terbebani dalam menjalankan tugas ini, mungkin hanya sebagian kecil yang terjadi.
“Tetapi, langkah ini harus dilihat dari berbagai sisi dan pemerintah sedang berusaha mengetuk hati para ASN yang terjun ke lapangan, agar bisa membantu saudara kita yang benar-benar membutuhkan,” pungkasnya.
Ia menambahkan, dengan adanya tugas yang diberikan kepada ASN untuk melakukan verifikasi faktual data kemiskinan, diharapkan pemerintah bisa memberikan intervensi yang maksimal dalam mengatasi persoalan kemiskinan di Jember.
“Tugas ini jika selesai kita bisa lihat potret kemiskinan yang terjadi, sehingga pemerintah bisa langsung mengambil langkah yang taktis,” tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI