Minggu, 19 Juli 2026

Fraksi PPP DPRD Jember: Program Bunga Desaku Jadi Langkah Konkret Pecahkan Permasalahan di Masyarakat

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Kamis, 26 Maret 2026 | 14:04 WIB
Wakil Ketua Fraksi PPP DPRD Jember Ahmad Ibnu Baqir. (Dok DPRD Jember)
Wakil Ketua Fraksi PPP DPRD Jember Ahmad Ibnu Baqir. (Dok DPRD Jember)

SketsaNusantara.id - Pasca program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan), Fraksi PPP DPRD Jember menilai langkah mempercepat proses serap aspirasi hingga pelayanan publik.

Hal ini dikarenakan, dalam gelaran Bunga Desaku menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Jember dalam memecahkan permasalahan di bawah.

Wakil Ketua Fraksi PPP DPRD Jember Ahmad Ibnu Baqir mengatakan, langkah yang diambil bupati dalam menjalankan program Bunga Desaku ini bisa menyerap aspirasi langsung.

Baca Juga: Akselerasi Layanan Adminduk, Pemkab Jember Rampungkan Ribuan Dokumen Lewat Program Bunga Desaku

“Banyak masukan dari warga termasuk persoalan tanah, adminduk hingga infrastruktur yang disampaikan dan bisa dieksekusi langsung,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis 26 Maret 2026.

Terkait dengan pelaksanaannya, Ibnu menyampaikan dalam pengambilan keputusan pelaksanaan program tersebut harus melalui perhitungan yang jelas sehingga tidak memberatkan APBD di tengah kondisi efisiensi saat ini.

“Kami berharap berbagai program yang dilakukan dalam perhitungan yang matang, sehingga saat dieksekusi bisa tepat sasaran dan muncul berbagai kebijakan terhadap masyarakat,” imbuhnya.

Baca Juga: Ketua Komisi C DPRD Jember Sebut Keberadaan Program Bunga Desaku Sesuai dengan Misi Presiden RI Prabowo Subianto

Ia menjelaskan, salah satunya keluhan terkait pelayanan publik seperti kesehatan, pendidikan hingga insfrastruktur yang kerap menjadi aspirasi warga.

“Soal kesehatan banyak yang kesulitan atau kebingungan dalam mendapatkan pelayanan kesehatan gratis, sehingga bisa diketahui problem di bawah seperti apa dan langsung menginstruksikan kepada OPD terkait untuk mengeksekusinya,” paparnya.

“Kemudian soal pendidikan yakni beasiswa, bupati bisa langsung mendengar aspirasi warga khususnya anak-anak yang bisa mendapatkan pendidikan tinggi dari pemerintah,” sambungnya.

Baca Juga: Diduga Picu Keracunan MBG, Fraksi Gerindra DPRD Jember Soroti Kinerja Tak Profesional SPPG: Rekomendasi Cabut Izinnya

Di sisi lain, Anggota Komisi B DPRD Jember ini juga menyebutkan kalau pemerintah bisa mendapatkan masukan terkait perbaikan infrastruktur jalan khususnya.

“Jadi bisa lihat skala prioritasnya di mana saja jalan yang perlu mendapatkan perbaikan terlebih dahulu, sehingga tepat sasaran,” terangnya.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X