news

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jember Terungkap, Berawal dari Galeri Tersembunyi

Jumat, 17 April 2026 | 13:30 WIB
Ilustrasi: pelecehan seksual yang dilakukan mahasiswa FH Unej (Tribratanews.polri.go.id)

Setelah mengetahui bahwa sejumlah temannya turut menjadi korban, M berinisiatif menyampaikan permintaan maaf kepada mereka.

"M selaku pacar yang merasa bersalah atas hal ini lantas meminta maaf kepada para korban yang M kenal pribadi. Bahkan ada juga sahabat dekat M,"

Selain itu, akun tersebut juga menyertakan sejumlah bukti terkait keberadaan file tersembunyi tersebut.

Baca Juga: Siapa Rektor Universitas Indonesia? Buntut Kasus Pelecehan Seksual Oleh Mahasiswa Fakultas Hukum UI, Rektor Akan Dipanggil Komisi X DPR RI

M disebut sempat memberitahukan perilaku Jonathan kepada teman-teman terduga pelaku. Namun, respons yang diterima dinilai tidak serius.

"Respon teman-teman pelaku hanya menganggap angin lalu dan memberitahukan kepada pelaku untuk "tidak mengulanginya lagi" sedangkan para korban yang mengetahui sampai sekarang masih merasakan takut dan khawatir yang sama," katanya.

Akun tersebut menyebutkan bahwa korban baru berani mengungkapkan kejadian ini meski telah lama terjadi. Hal itu diduga karena terduga pelaku memiliki 'backing' yang dianggap kuat.

Baca Juga: Tegas! UI Menonaktifkan 16 Mahasiswa Hukum Terduga Pelaku Pelecehan Seksual, Dilarang Berada di Lingkungan Kampus

"Sehubungan pelaku merupakan warga asli Jember, sementara banyak korban berasal dari luar daerah," tulis akun tersebut.

Ia juga menyoroti kekhawatiran korban terhadap penanganan kasus ini.

"Kami tidak berharap banyak pada penegakan kasus ini. Banyak yang menganggap ini sebagai masalah remeh, padahal tidak bagi korban. Korban merasa takut dan gelisah. Bayangkan jika seseorang yang dianggap teman ternyata tidak memberikan rasa aman bagi perempuan," tulisnya.

Baca Juga: Viral Dugaan Pelecehan Seksual Guru Besar Unpad terhadap Mahasiswi Exchange, Bukti Chat Picu Kecaman

Lebih lanjut, akun tersebut mengungkapkan bahwa laporan terkait dugaan kejadian ini telah disampaikan kepada Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) Universitas Jember.

Namun hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Universitas Jember terkait dugaan kasus tersebut.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!

Halaman:

Tags

Terkini