Ia menjelaskan bahwa realisasi pengadaan dilakukan secara bertahap sejak Desember 2025. Hingga saat ini, jumlah motor yang telah direalisasikan belum mencapai angka tersebut.
Dadan menyampaikan bahwa total pengadaan motor listrik yang direncanakan sebanyak 25 ribu unit. Dari jumlah tersebut, sebagian besar telah direalisasikan dalam tahap awal.
Ia juga menegaskan bahwa informasi mengenai jumlah 70 ribu unit merupakan kabar yang tidak benar. Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat.
Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi lanjutan terkait jadwal distribusi kendaraan tersebut. Pihak BGN masih fokus pada penyelesaian proses administrasi sebelum kendaraan digunakan.
Perkembangan isu ini masih terus dipantau publik. Informasi resmi dari pihak terkait menjadi rujukan utama dalam memahami penggunaan kendaraan tersebut dalam program MBG.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!