SketsaNusantara.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dijalankan dengan format awal menggunakan ompreng. Program ini mulai kembali dilaksanakan bersamaan dengan hari pertama masuk sekolah setelah libur Lebaran.
Sebelumnya, selama bulan Ramadan, program MBG tetap berjalan dengan penyesuaian menu. Makanan yang dibagikan berupa menu kering agar dapat dikonsumsi saat berbuka puasa.
Memasuki akhir Maret 2026, distribusi makanan kembali menggunakan sistem ompreng seperti sebelumnya. Namun, pelaksanaan di lapangan tidak berjalan sepenuhnya lancar.
Baca Juga: Viral! Mobil Pengantar Makanan MBG Kedapatan Angkut Sampah, SPPG Siriwini 002 Dikecam
Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan adanya keterlambatan pengantaran MBG di salah satu sekolah di Gresik. Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @onlyajenk dan menjadi perhatian publik.
Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa makanan baru tiba saat siswa telah selesai kegiatan belajar dan pulang. Kondisi ini membuat siswa tidak langsung menerima jatah makanan mereka.
“MBG datang jam 14.00 WIB, sedangkan anak-anak pulang jam 12.30 WIB,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.
Situasi tersebut juga terekam dalam percakapan pesan yang dibagikan dalam video. Salah satu orang tua siswa mempertanyakan keterlambatan distribusi makanan untuk kelas tertentu.
Dalam pesan tersebut disebutkan bahwa siswa telah menunggu cukup lama, namun makanan belum juga datang. Orang tua juga membandingkan dengan kelas lain yang menerima distribusi lebih awal.
Selain itu, terdapat pemberitahuan yang meminta siswa membawa wadah makan sendiri. Hal ini menunjukkan adanya penyesuaian dalam mekanisme pembagian makanan di sekolah tersebut.
Video juga menampilkan aktivitas guru yang memindahkan makanan ke wadah lain. Terlihat pula sejumlah ompreng yang baru tiba di lokasi sekolah sekitar pukul 13.30 WIB.
Keterlambatan ini berdampak pada tidak tersalurkannya sebagian jatah makanan. Beberapa orang tua siswa bahkan memilih untuk memberikan jatah tersebut kepada pihak lain.
“Ini kenapa kok kelas 6 nggak ada MBG-nya? Sudah nunggu lama lho anak-anak, kok aneh? Kenapa nggak barengan sama yang kelas 1 yang dikirim jam 11?” tulis pesan dalam unggahan tersebut.