news

Pantai Selatan Jember Memakan 3 Korban, Satu Bocah Berhasil Selamat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:12 WIB
Tim BPBD Jember saat melakukan penyelamatan. (Dok BPBD Jember)

SketsaNusantara.id – Cuaca ekstrem di pesisir selatan Kabupaten Jember kembali memakan korban.

Pada Sabtu 28 Maret 2026, dua insiden kecelakaan laut (laka laut) terjadi di lokasi berbeda, yakni Pantai Paseban, Kecamatan Kencong, dan Pantai Papuma, Kecamatan Wuluhan.

Peristiwa ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya masih dalam proses pencarian.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem Intai Puncak Mudik, BPBD Jember Ingatkan Para Wisatawan untuk Waspada

Kepala BPBD Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, mengonfirmasi bahwa tim SAR gabungan telah bergerak cepat sejak laporan pertama diterima. Namun, kondisi alam yang tidak bersahabat menjadi tantangan tersendiri di lapangan.

"Kami melaporkan hasil Operasi SAR hari pertama. Hingga pukul 17.00 , tim telah menemukan satu korban dalam kondisi meninggal dunia di Pantai Paseban, sementara satu korban di Pantai Papuma masih dinyatakan hilang," ujar Edy Budi Susilo saat dikonfirmasi, Sabtu sore.

Edy menjelaskan, korban meninggal dunia di Pantai Paseban teridentifikasi sebagai Giman (54), warga Dusun Sidonganti, Desa Kraton, Kecamatan Kencong. Sekitar pukul 10.00 WIB, korban nekat mandi di laut meski petugas di lokasi sudah berulang kali memberikan peringatan.

Baca Juga: Cegah Bencana, BPBD Jember dan Relawan Petakan Risiko Bencana di Kawasan Danau Tunjung Jember

"Korban terseret arus saat mandi terlalu ke tengah. Tim SAR bergerak cepat dan berhasil menemukan jasad korban sekitar pukul 11.15 WIB. Saat ini jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga di rumah duka," jelasnya.

Sementara itu, insiden di Pantai Papuma menimpa seorang pemuda asal Jawa Barat bernama Mohammad Sheva Yusuf (22), warga Desa Cipendawa, Cianjur.

Peristiwa nahas ini bermula saat korban bersama dua rekannya menerobos zona terlarang di bawah tebing Siti Hinggil demi mengambil foto.

Baca Juga: Sungai Pakel Meluap, BPBD Jember Gerak Cepat Tangani Pemukiman Warga yang Terendam Lumpur

"Korban sedang berswafoto atau spot foto saat ombak besar tiba-tiba datang menyapu area tersebut. Dua rekannya berhasil menyelamatkan diri, namun korban terhempas dan hilang terseret arus," tambah Edy.

Di tengah proses pencarian korban hilang, Tim SAR gabungan sempat melakukan aksi heroik pada pukul 16.30 WIB.

Halaman:

Tags

Terkini