Setelah melakukan penyelidkan awal, Polres Jember segera memberlakukan status quo paramter.
Polres Jember juga segera memasng garis polisi dan menghimbau warga untuk tidak mendekati TKP.
“Kami menghimbau masyarakat untuk tidak mendekat ke lokasi,” ujar Angga.
Dalam keterangan resminya, AKP Angga juga mengungkapkan saat ini pihaknya belum dapat memastikan penyebab ledakan tersebut.
“Kita belum bisa menyimpulkan (penyebab ledakan), karena masih awal,” ujarnya kepada awak media.
Selanjutnya, Polres Jember akan melakukan olah TKP lanjutan dan sterilisasi pada Selasa, 17 Maret 2026.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!