Dalam sidang isbat, pemerintah akan mempertimbangkan dua metode utama dalam penentuan awal bulan Hijriah, yaitu metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan langsung hilal).
Jika hilal tidak terlihat saat pengamatan, maka bulan Ramadhan akan digenapkan menjadi 30 hari.
Karena itu, meskipun prediksi ilmiah sudah tersedia, masyarakat tetap menunggu keputusan resmi pemerintah mengenai tanggal pasti Hari Raya Idul Fitri.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!