Dalam sidang isbat, pemerintah akan mempertimbangkan dua metode utama dalam penentuan awal bulan Hijriah, yaitu metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan langsung hilal).
Jika hilal tidak terlihat saat pengamatan, maka bulan Ramadhan akan digenapkan menjadi 30 hari.
Karena itu, meskipun prediksi ilmiah sudah tersedia, masyarakat tetap menunggu keputusan resmi pemerintah mengenai tanggal pasti Hari Raya Idul Fitri.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Jangan Sampai Mabuk Merusak Momen Mudik Lebaran Anda, Ini Tips Ampuhnya!
Gelar Inspeksi Bus Jelang Lebaran, Dishub Jember Bakal Kandangkan Kendaraan dengan Kerusakan Berat
Cara Membuat Bakso Sapi Pakai Blender Sendiri di Rumah, Enak, Higienis dan Anti Gagal, Pas Disajikan saat Lebaran
Mau Touring saat Libur Lebaran? Yamaha NMAX 'TURBO' Tawarkan Teknologi YECVT hingga Navigasi Digital untuk Perjalanan Jauh
Cuti Bersama Lebaran 2026 Kapan? Cek Jadwal Lengkap dalam Versi SKB 3 Menteri, Mulai Tanggal...