Tindakan ini menunjukkan adanya perencanaan matang, termasuk menciptakan distraksi agar korban turun dari kendaraan.
Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan sepeda motor yang menjadi satu-satunya sumber penghasilan.
“Bapak saya bekerja sebagai ojek pangkalan, dan motor itu satu-satunya sumber panguripan bagi bapak saya,” tulis pelapor.
Ungkapan ini menggambarkan betapa vitalnya kendaraan tersebut bagi keberlangsungan ekonomi keluarga.
Pihak keluarga menyatakan telah melaporkan kejadian ini kepada aparat berwenang.
“Saat ini saya dan keluarga sudah melapor ke polsek terdekat,” tulisnya lagi.
Langkah hukum telah ditempuh dengan harapan pelaku dapat segera ditemukan dan kendaraan korban dapat dikembalikan.
Menariknya, dalam unggahan tersebut juga terdapat pesan terbuka kepada pelaku.
“Untuk pelaku, saya dan keluarga akan dengan lapang dada menerima maaf dari panjenengan apabila jenengan ada itikad baik untuk mengembalikan motor dan juga uang bapak saya yang sudah jenengan ambil,” tutupnya dengan pesan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!