SketsaNusantara.id – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember memastikan persediaan uang tunai bagi masyarakat di lima kabupaten, yakni Jember, Lumajang, Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi, dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H.
Kepala Perwakilan BI Jember, Iqbal Reza Nugraha, menyampaikan bahwa pihaknya telah memitigasi kebutuhan uang tunai baik dari sisi jumlah volume maupun ketersediaan pecahan.
Langkah ini diambil untuk menjamin kelancaran transaksi perbankan dan aktivitas ekonomi masyarakat selama periode Ramadhan dan Lebaran 2026.
Baca Juga: Mau Tetap Sehat Bonus Langsing saat Lebaran? Ini Tips Kurus dan Sehat Tercepat ala dr. Tejo Katon
Iqbal menjelaskan bahwa proyeksi kebutuhan uang tunai tahun ini mencapai Rp1,930 triliun, angka ini menunjukkan sedikit penurunan sebesar 1 persen atau sekitar Rp19 miliar dibandingkan realisasi tahun 2025 yang berada di angka Rp1,949 triliun.
"Penurunan tipis ini merupakan sinyal positif yang menunjukkan bahwa preferensi masyarakat dalam menggunakan transaksi non-tunai semakin meningkat,” ujarnya melalui siaran persnya, Kamis 19 Februari 2026.
“Meski demikian, pola kebutuhan antara Uang Pecahan Kecil (UPK) dan Uang Pecahan Besar (UPB) cenderung stabil dan tidak banyak berubah dari tahun sebelumnya," imbuh Iqbal.
Baca Juga: Libur Lebaran 2026 Capai 13 Hari, Pemerintah Terapkan WFA untuk Mudik Lebih Nyaman
Sesuai jadwal, perbankan dapat mulai melakukan penarikan dana untuk memenuhi kebutuhan nasabah pada 20 Februari 2026. Berdasarkan data per 13 Februari 2026, BI Jember mencatat adanya Net Outflow sebesar Rp525,8 miliar, hasil dari arus masuk (inflow) Rp127,7 miliar dan arus keluar (outflow) Rp653,5 miliar.
Iqbal menilai tren tersebut masih dalam batas wajar. Ia memprediksi lonjakan arus keluar uang tunai akan terus meningkat hingga mencapai puncaknya sesaat sebelum Idulfitri, selaras dengan siklus tahunan konsumsi rumah tangga.
Untuk mempermudah akses masyarakat, BI Jember bersama perbankan setempat meluncurkan rangkaian program SERAMBI 2026.
Layanan penukaran uang tersebar di berbagai titik strategis, meliputi 10 lokasi kegiatan kas keliling di pusat keramaian, 1 titik penukaran terpadu hasil sinergi lintas bank, dan 20 titik loket penukaran resmi di kantor perbankan yang tersebar di 5 kabupaten.
"Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan uang layak edar (ULE) dengan mudah. Selain itu, kami juga memanfaatkan momen ini untuk menarik uang tidak layak edar (UTLE) dari masyarakat. Semua penukaran diharapkan menggunakan aplikasi PINTAR agar lebih tertib dan terdata," tambah Iqbal.
Artikel Terkait
Pejabat Yang Tak Tahu Aturan? Lucky Hakim Akhirnya Mendapatkan Sanksi Sebab Jalan-Jalan ke Jepang Saat Lebaran
Viral Video Sapi Menangis di Momen Lebaran Idul Adha, Benarkah Hewan Kurban Bisa Merasakan Emosi Sedih Sebelum Disembelih? Begini Penjelasan Para Ahli
Siap-siap Mudik! Ini Jadwal Pemesanan Tiket Kereta Api Edisi Lebaran 2026, Cek Sekarang Juga
Pasar Tanah Abang Kembali Bergeliat, Tren Gamis Rompi Lepas Jadi Magnet Belanja Lebaran 2026
Kabar Gembira! Menko Airlangga Umumkan Diskon Besar-besaran Tiket Mudik Lebaran 2026, Berikut Rinciannya
Jaga Daya Beli Jelang Lebaran, Pemerintah Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Goreng Bernilai Rp 11,92 Triliun, Ini Ketentuannya
Jadwal Lengkap Libur Sekolah Awal Ramadhan hingga Lebaran 2026, Total Libur Panjang Capai Lebih dari 2 Pekan
Kejar Sertifikat CPOB 2026, PMI Jember Genjot Standar Mutu Layanan Darah Jelang Ramadhan dan Lonjakan Kebutuhan Pasca Lebaran
Libur Lebaran 2026 Capai 13 Hari, Pemerintah Terapkan WFA untuk Mudik Lebih Nyaman
Mau Tetap Sehat Bonus Langsing saat Lebaran? Ini Tips Kurus dan Sehat Tercepat ala dr. Tejo Katon