Kamis, 4 Juni 2026

5 Fakta Kecelakaan Pesawat Pelita Air yang Jatuh di Nunukan Kaltara saat Mengangkut BBM untuk Masyarakat Pedalaman Krayan, Begini Kronologinya

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Jumat, 20 Februari 2026 | 12:00 WIB
Potret pesawat Pelita Air yang dikabarkan jatuh di area pegunungan Kalimantan Utara saat melakukan pendistribusian BBM ke daerah pedalaman Krayan (Instagram/pelita.air)
Potret pesawat Pelita Air yang dikabarkan jatuh di area pegunungan Kalimantan Utara saat melakukan pendistribusian BBM ke daerah pedalaman Krayan (Instagram/pelita.air)

SketsaNusantara.id - Dunia aviasi kembali berduka. Pesawat Pelita Air AT PK-PAA terjatuh di Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) pada hari Kamis, 19 Februari 2026.

Peristiwa ini menyita perhatian publik, setelah video pasca terjadi kecelakaan yang terekam kamera warga setempat, beredar luas di media sosial.

Diketahui bahwa penerbangan tersebut membawa misi penting untuk pendistribusian BBM (bahan bakar minyak) ke masyarakat pedalaman Krayan.

Baca Juga: Kronologi Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire, Berikut Video Detik-Detik Sebelum Jatuh, Warga Sekitar Sempat Merekam

Dihimpun SketsaNusantara.id dari berbagai sumber, berikut sederet fakta terkait kecelakaan Pelita Air di Nunukan Kaltara yang ramai jadi sorotan publik.

1. Kronologi Kejadian

Pesawat Pelita Air diketahui jatuh di Pegunungan Pa' Ramayo, dataran tinggi Krayan yang berada di Desa Pa Betung, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara pada hari Kamis, 19 Februari 2026 sekitar pukul 12:33 WITA.

Pesawat lepas landas dari Bandara Long Bawan pukul 12.10 WITA menuju Tarakan dalam kondisi kosong (tanpa muatan BBM) setelah menyelesaikan misi distribusi.

Namun, sekitar 10 menit kemudian (sekitar pukul 12:20 WITA), menara pengawas di Malinau menerima sinyal darurat (Emergency Locator Transmitter/ELT) dari koordinat jatuhnya pesawat.

Baca Juga: Pesawat Smart Air Ditembak OTK di Boven Digoel Papua Selatan, Pilot dan Co-Pilot Gugur, Begini Kronologinya

Berdasarkan keterangan saksi mata di area bandara, pesawat sempat terlihat menukik tajam sebelum akhirnya terjatuh.

Warga sekitar pegunungan juga sempat panik setelah muncul kepulan asap tebal dari balik perbukitan Gunung Pa' Ramayo dan menemukan badan pesawat dalam kondisi terbakar.

2. Misi Penerbangan untuk Distribusi BBM ke Masyarakat Pedalaman

Corporate Secretary Pelita Air mengatakan bahwa penerbangan tersebut membawa misi penting untuk distribusi BBM dari Tarakan untuk masyarakat pedalaman Krayan.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X