Minggu, 19 Juli 2026

Lagi! Pesawat Jatuh di Nabire Membawa 13 Penumpang, SAR Ungkap Nasib Seluruh Penumpang

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Rabu, 28 Januari 2026 | 05:23 WIB
Pesawat jatuh di Pantai Nabire Papua Tengah  (YouTube KOMPASTV )
Pesawat jatuh di Pantai Nabire Papua Tengah (YouTube KOMPASTV )

SketsaNusantara.id - Usai pesawat ATR 42-500, lagi-lagi kabar mengejutkan datang dari pesawat jatuh.

Kali ini pesawat jatuh tersebut merupakan pesawat Smart Air PK-SNS yang jatuh di Pantai Nabire, Papua Tengah.

Dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV, pesawat PK-SNS berpenumpang 11 orang serta 2 kru tersebut bertujuan ke Kaimana dengan status penerbangan subsidi.

Baca Juga: Detik-detik Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono Pingsan saat Upacara Pelepasan 3 Korban Pesawat ATR 42-500

Pesawat berjenis Caravan tersebut jatuh di Pantai Kaladiri Nabire pada Selasa siang dan saat ini pesawat ini sudah dalam proses evakuasi bersama seluruh penumpang.

Namun meski kabar ini mengejutkan tetapi juga sekaligus melegakan sebab semua penumpang dilaporkan selamat.

Hal itu dikonfirmasi oleh Kudori selaku Kepala Kantor SAR Biak dan menjelaskan  terkait kronologi kejadian.

Baca Juga: Seluruh Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan! Tim SAR Ungkap Kondisi Medan Gunung Bulusaraung saat Proses Evakuasi

Bahwa pihak SAR menerima laporan kecelakaan pesawat tipe Chesna 208 Caravan pada jam 13.20.

Ia menjelaskan bahwa kecelakaan pesawat itu terjadi akibat dari pesawat yang mengalami over shoot hingga tercebur ke laut.

"Penyebabnya nanti akan dijelaskan oleh tim khusus yang akan menjelaskan hal ini, kami dari badan SAR melakukan evakuasi sesuai dengan tupoksi kami," ungkap Kudori

Kudori juga menjelaskan bahwa saat ini seluruh korban sudah dii evakuasi ke rumah sakit Nabire dalam keadaan basah namun selamat.

"Person on board 13, dengan 2 kru berarti penumpangnya 11, sedang kami data oleh rekan kami di RS Nabire," ungkapnya.

Untuk seluruh nama kru dan penumpang, Kudori menegaskan akan segera melaporkan setelahnya pihaknya memegang data.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X