Tanpa menaruh curiga, korban kembali mengantar pelaku ke rumah sakit tersebut. Setibanya di lokasi, pelaku kembali melancarkan aksinya.
Baca Juga: Nyaris Berujung Tragis Ibu Pengendara Motor Terjebak di Tengah 2 Truk saat Jalanan Macet
“Ketika sampai RS Hidayatullah, bapak saya diminta menunggu di depan RS, pelaku sempat bilang bahwa butuh uang untuk menebus obat ibunya, lalu meminjam uang ke bapak saya 80rb,” tulis pelapor.
Modus memanfaatkan empati korban dengan alasan kebutuhan medis menjadi titik awal dugaan penipuan ini.
Tidak berhenti di situ, pelaku melanjutkan skenario dengan meminta diantar ke rumah sakit lain.
“Kemudian pelaku masuk ke RS Hidayatullah dan keluar lg menemui bapak saya, lalu minta diantarkan ke RS Bathesda,” lanjutnya.
Permintaan tersebut kembali dipenuhi korban, yang tampaknya masih percaya dengan itikad baik pelaku.
Setibanya di RS Bathesda, pelaku kembali meminta korban menunggu.
“Sampai di RS Bathesda, masuk RS sebentar, dan ketika keluar dari RS meminta untuk ganti posisi, bapak saya dibonceng oleh pelaku,” jelasnya.
Baca Juga: Meninggal saat Berjuang Mencari Nafkah Pengemudi Ojol Ditemukan Tak Bernyawa di Atas Motor di Batam
Di sinilah situasi berubah drastis. Pelaku mengambil alih kendali sepeda motor dengan alasan pergantian posisi berkendara.
Setelah keluar dari area rumah sakit, pelaku membawa korban ke wilayah lain.
“Setelah keluar dari area RS Bathesda, sampai di daerah hestimart DKT, pelaku menjatuhkan korek api dan menyuruh bapak saya mengambil korek api tersebut, kemudian pelaku membawa kabur motor bapak saya,” lebih lanjut anak dari korban menjelaskan.