Oleh karena itu, DPRD mendorong agar platform Wadul Gus’e juga berperan sebagai media edukasi.
Dengan memberikan pemahaman mengenai pembagian wewenang antara pusat, provinsi, dan daerah, diharapkan masyarakat lebih memahami prosedur penganggaran yang berlaku.
"Wadul Gus’e adalah napas pengawasan bersama. Namun, publik juga perlu diedukasi bahwa setiap perbaikan membutuhkan mekanisme anggaran yang sah. Sinergi antara aduan warga dan kepatuhan prosedur inilah yang akan memperkuat kepercayaan publik," tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI