news

Noe Letto Ungkap Rencana dan Misinya Sebagai Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional: Kalau Nggak Didengar ya Resign!

Jumat, 23 Januari 2026 | 12:10 WIB
Sabrang Lor atau Noe Letto saat dilantik (X @TheBrondz)

Menurutnya, Negara Indonesia saat ini dalam kondisi pemerintah dan rakyat yang mudah dipecah belah.

Baca Juga: Pekerjaan Darma Mangkuluhur Hutomo Apa? Inilah Jabatan dan Karir yang Digeluti Pangeran Cendana Sejak Muda

Ia melihat bahwa antara rakyat dan pemerintah tidak memiliki kepercayaan.

Masalah itulah yang membuatnya yakin untuk tergabung dalam pemerintahan era Prabowo Subianto.

Dalam memecahkan masalah tersebut, Noe memiliki ide dengan memanfaatkan kemajuan teknologi dan Artificial Intelligence alias AI.

Baca Juga: Di Balik Pencopotan Gus Yahya dari Jabatan Ketum PBNU dan Respons PBNU yang Menggerakkan TPF hingga Rencana Muktamar

Langkah pertamanya yaitu merilis platform www.balungpisah.id. Melalui website tersebut, rakyat bsia mengungkap kriteria pejabat yang mereka inginkan.

"Saya akan jadi pejabat yang melakukan semua kriteria yang disetujui rakyat. Yang mengolah data itu AI kemudian, sehingga 'jembatan' di sini akan dibersihkan dari emosional," katanya.

Noe menegaskan bahwa jika masukannya tidak didengar, ia akan mengundurkan diri dari jabatan tersebut.

Baca Juga: Anggota DPR Serukan Menteri Kehutanan Mundur, Usman Husin Tekan Menteri Raja Juli untuk Meletakkan Jabatan

"Kalau tidak didengarkan yo piye (ya gimana). Tapi kalau ternyata saya lama di sana ngasih rekomendasi dan nggak kepake juga, ya tinggal keluar, tinggal resign," 

"Karena memang tidak ada gunanya di sana. Kita lihat setahun aja," tandasnya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!

Halaman:

Tags

Terkini