Menurutnya, Negara Indonesia saat ini dalam kondisi pemerintah dan rakyat yang mudah dipecah belah.
Ia melihat bahwa antara rakyat dan pemerintah tidak memiliki kepercayaan.
Masalah itulah yang membuatnya yakin untuk tergabung dalam pemerintahan era Prabowo Subianto.
Dalam memecahkan masalah tersebut, Noe memiliki ide dengan memanfaatkan kemajuan teknologi dan Artificial Intelligence alias AI.
Langkah pertamanya yaitu merilis platform www.balungpisah.id. Melalui website tersebut, rakyat bsia mengungkap kriteria pejabat yang mereka inginkan.
"Saya akan jadi pejabat yang melakukan semua kriteria yang disetujui rakyat. Yang mengolah data itu AI kemudian, sehingga 'jembatan' di sini akan dibersihkan dari emosional," katanya.
Noe menegaskan bahwa jika masukannya tidak didengar, ia akan mengundurkan diri dari jabatan tersebut.
"Kalau tidak didengarkan yo piye (ya gimana). Tapi kalau ternyata saya lama di sana ngasih rekomendasi dan nggak kepake juga, ya tinggal keluar, tinggal resign,"
"Karena memang tidak ada gunanya di sana. Kita lihat setahun aja," tandasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Polisi Bisa Duduki Jabatan di 17 Institusi Negara: Berikut Regulasi, Mekanisme, dan Syarat yang Wajib Dipenuhi
Siapa Nur Aini? Inilah Sosok Guru Asal Bangil Pasuruan yang Mendadak Viral Usai Dipecat dari Jabatan ASN, Ini Alasannya
Hempas Hujatan Haters, Dokter Tompi Pamer Momen Ketemu Wapres Usai Dicibir Gegara Bela Gibran: Bukan Ingin Nyari Posisi Jabatan, tapi...
Skakmat! Dokter Tompi Pamer Foto Bareng Wapres Usai Disindir Pingin Cari Jabatan, Netizen Sentil Balik Singgung soal 'Janji Manis' Gibran