SketsaNusantara.id - Sabrang Mowo Damar Panuluh alias Noe Letto jawab komentar-komentar miring atas jabatan barunya sebagai Tenaga Ahli (TA) Dewan Pertahanan Nasional (DPN).
Melalui sebuah video yang diunggah di kanal Youtube miliknya, Noe menjelaskan tujuannya bergabung dalam pemerintahan era Prabowo Subianto ini.
Noe menyadari bahwa keputusannya untuk masuk dalam pemerintahan menimbulkan pro kontra.
Baca Juga: Ramai Soal Noe Letto Masuk Pemerintahan, Patub Letto Beri Penjelasan: Sudah Melewati Restu Saya
Ia menegaskan jika tugasnya sebagai TA DPN bukan membuat peraturan.
Namun ia memiliki tujuan untuk menjalankan sebuah eksperimen dengan maksud membuat standar bagi pejabat.
"Ada satu eksperimen dengan pejabat untuk membuat framework bagaimana seharusnya pejabat berinteraksi dengan masyarakat," ungkap Noe, dilansir dari kanal YouTube Sabrang MDP Official.
Menyadari bahwa idenya ini tak ada orang lain yang merealisasikan, ia pun akhirnya memilih untuk mewujudkannya.
"Karena tidak ada yang mau melakukan, ya wis yo tak mangkat (ya sudah saya berangkat) eksperimen," jelasnya.
Dikatakan Noe bahwa seorang pejabat dengan standart harus berani mengambil resiko.
Sementara menurutnya, idenya ini memiliki resiko. Sehingga ia tak ingin orang lain mendapat resiko atas eksperimennya.
"Kenapa posisi TA tepat? Itu jauh lebih enak daripada posisi masuk lewat partai, karena nanti kamu patuh sama partai," katanya.
Artikel Terkait
Polisi Bisa Duduki Jabatan di 17 Institusi Negara: Berikut Regulasi, Mekanisme, dan Syarat yang Wajib Dipenuhi
Siapa Nur Aini? Inilah Sosok Guru Asal Bangil Pasuruan yang Mendadak Viral Usai Dipecat dari Jabatan ASN, Ini Alasannya
Hempas Hujatan Haters, Dokter Tompi Pamer Momen Ketemu Wapres Usai Dicibir Gegara Bela Gibran: Bukan Ingin Nyari Posisi Jabatan, tapi...
Skakmat! Dokter Tompi Pamer Foto Bareng Wapres Usai Disindir Pingin Cari Jabatan, Netizen Sentil Balik Singgung soal 'Janji Manis' Gibran