news

5 Kasus Pendaki Meninggal di Gunung Karena Hipotermia, Terbaru Syafiq Ridhan Ali yang Sempat Hilang di Gunung Slamet

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:00 WIB
Ilustrasi kasus pendaki meninggal di gunung karena hipotermia (Pexels/Oziel Gomez)

SketsaNusantara.id - Kematian Syafiq Ridhan Ali, menambah panjang kasus pendaki meninggal di gunung.

Pendaki asal Magelang tersebut ditemukan dalam kondisi tak bernyawa pada Rabu, 14 Januari 2026 setelah sebelumnya hilang selama 16 hari di Gunung Slamet, Jawa Tengah.

Berdasarkan laporan para relawan yang terjun langsung mengevakuasi Syafiq, siswa SMAN 5 Magelang ini diduga meninggal karena Hipotermia.

Baca Juga: Kasus Pendaki Tewas karena Hipotermia di Gunung Slamet, Inilah Para 'Pembunuh Senyap' yang Paling Ditakuti Pendaki

Kisah Syafiq yang meninggal karena Hipotermia menjadi satu dari sekian banyak kasus serupa yang terjadi sepanjang sejarah pendakian gunung di Indonesia.

Di tahun 2025, terdapat sejumlah kasus pendaki meninggal di gunung di Indonesia, beberapa di antaranya sempat menjadi sorotan publik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun tim redaksi, ada 5 kasus kematian pendaki di gunung akibat Hipotermia selama tahun 2025, yakni sebagai berikut.

Baca Juga: 3 Kasus Pendaki Hilang di Gunung Slamet, Terbaru, Syafiq Ridhan Ali Asal Magelang yang Masih dalam Pencarian

1. Gunung Dempo (Januari 2025)

Dunia pendakian Indonesia mengawali tahun 2025 dengan kabar duka yang datang dari Gunung Dempo di Sumatera Selatan.

Seorang pendaki ditemukan meninggal dunia usai mendaki gunung yang berada di Kota Pagar Alam pada 3 Januari 2025.

Deko Avriansyah (22) pendaki asal Bengkulu mendaki bersama rekannya pada 1 Januari 2025.

Keesokan harinya, Kamis 2 Januari 2025, Badan Registrasi Gunung Api Dempo (BRIGADE) menerima laporan, Deko bersama rekannya tengah turun dari puncak dalam kondisi yang memprihatinkan.

Dalam laporan yang diterima BRIGADE, Deko diduga sakit dan mengalami hipotermia saat berada di area Shelter II.

Halaman:

Tags

Terkini