SketsaNusantara.id - Semangat kemanusiaan dan kerja keras para relawan dalam mencari Syafiq Ridhan Ali Razan, pendaki yang hilang di Gunung Slamet akhirnya membuahkan hasil.
Setelah 17 hari pencarian, tim relawan yang mulai menggela opsar mandiri sejak 11 Januari 2026 berhasil menemukan pendaki asal Magelang tersebut.
Nahas, meski telah ditemukan, nyawa pelajar SMAN 5 Magelang ini tak tertolong.
Jasad Syafiq ditemukan di punggungan Gunung Slamet pada Rabu, 14 Januari 2026.
Saat ini, tim relawan gabungan tengah melakukan proses evakuasi jasad Syafiq dari lokasi penemuan ke basecamp Dipajaya, Pemalang, Jawa Tengah,
Dalam proses penemuan hingga evakuasi jasad korban, terungkap sejumlah fakta, salah satunya medan berat dan kendala yang harus dihadapi relawan.
1. Kronologi
Pasca Operasi SAR resmi ditutup pada 7 Januari 2026, sejumlah relawan memutuskan untuk menggelar pencarian mandiri.
Operasi pencarian mandiri ini dimulai sejak Jumat, 9 Januari 2026 dengan menggandeng sejumlah relawan.
Penyisiran dilakukan di jalur Bambangan Purbalingga dan Baturraden, Banyumas.
Pada hari ke-4 operasi pencarian mandiri, tim gabungan mulai menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Artikel Terkait
Viral Guru Menyeberang Sungai Pakai Sling, Kini Jembatan Darurat Dibangun untuk Pulihkan Akses Warga Aceh Tengah
Kisah Penarik Becak Lansia Trenggalek Terima Becak Listrik dari Prabowo, Puluhan Tahun Bertahan Hidup dari Jalanan Kota
Banjir Bandang Aceh Tamiang Tinggalkan Luka di Sawah Petani, Relawan Siapkan Skema Pemulihan Pertanian
Ngeri! Detik-Detik Terjadi Laka Beruntun Truk Menabrak Warung di Simpang 3 Balung Jember, Diduga Supir Tidak Fokus Berkendara, Begini Kronologinya
Disorot Imbas Kasus Broken Strings, Kak Seto Minta Publik Tak Pelintir Fakta: Mohon Disikapi dengan Kepala Dingin
Diduga Roby Tremonti, Akun Bodong Serang Tyler Bigenho dan Ancam Pakai UU ITE: Ku Tunggu Sampai Aurelie Jadi Milikku Lagi!