SketsaNusantara.id - Kondisi pascabanjir bandang dan longsor November 2025 masih menyisakan tantangan. Akses warga di sejumlah wilayah Aceh Tengah sempat terputus. Mobilitas masyarakat bergantung pada jalur darurat buatan swadaya.
Beberapa jembatan gantung sementara dibangun warga secara mandiri. Fungsinya untuk menghubungkan desa yang terpisah sungai. Salah satu yang menarik perhatian publik berada di Kecamatan Ketol.
Akses menuju Desa Bah sempat viral di media sosial. Seorang guru membagikan perjuangannya menyeberang sungai deras. Ia menggunakan tali sling sebagai satu-satunya jalur menuju sekolah.
Unggahan tersebut memicu perhatian luas warganet. Video menampilkan risiko besar yang dihadapi tenaga pendidik. Arus sungai terlihat deras dengan lebar bentangan cukup jauh.
Seiring berjalannya waktu, akses menuju Desa Bah mulai dibenahi. Pembangunan jembatan darurat yang lebih aman kini dilakukan. Warga tidak lagi bergantung pada tali sling.
Seorang guru yang videonya sempat viral membagikan kabar terbaru. Ia menyampaikan bahwa akses ke sekolah sudah berubah. “Alhamdulillah besok ke sekolah nggak naik sling lagi,” tulisnya.
Baca Juga: Didukung BRI dan BUMN, 600 Hunian Danantara Resmi Dihuni Warga Terdampak Bencana di Aceh Tamiang
Unggahan tersebut dibagikan melalui akun Instagram @sinta_shaa. Video menunjukkan aktivitas alat berat di lokasi sungai. Warga tampak bergotong royong di sekitar pembangunan.
Jembatan Bailey darurat telah terpasang melintang di sungai. Sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat terlihat berhenti di atasnya. Akses ini dinilai lebih aman bagi warga.
Pembangunan jembatan darurat tidak hanya dilakukan di Desa Bah. Di Desa Burlah, langkah serupa juga dilakukan. Warga bersama TNI membangun jembatan dari kayu balok.
Jembatan kayu tersebut digunakan untuk pejalan kaki hingga kendaraan. Upaya ini dilakukan agar aktivitas warga bisa kembali berjalan. Akses dasar menjadi prioritas pemulihan.
Peristiwa viral sebelumnya terjadi pada hari pertama sekolah. Video diunggah melalui akun TikTok @rahmisasmitasari. Dua guru terlihat menyeberangi sungai dengan bantuan warga dan TNI.
Dalam video itu, keduanya bergelantungan di tali sling. Arus sungai mengalir deras di bawahnya. Momen tersebut menuai empati publik.
Artikel Terkait
Kayu Gelondongan Jadi Tantangan Relawan saat Distribusi Bantuan Banjir Bandang Aceh
Sumur Bor Korban Banjir Disebut Capai Rp150 Juta, Warga Aceh Timur Unggah Bukti Sumur Rp15 Juta
Video Guru Aceh Tengah Menyeberangi Sungai Deras Viral dan Tuai Perhatian Publik
Jembatan Penghubung Desa Reje Payung-Jamat Putus, Ratusan Warga Aceh Tengah Masih Terisolir
Banjir Bandang Aceh Tengah Tinggalkan Luka Panjang, Kepala Desa Ungkap Nasib Warga saat Jalan Tak Kunjung Pulih