Minggu, 19 Juli 2026

Sejarah Gunung Slamet, Puncak Tertinggi di Jateng yang Dianggap Paku Pulau Jawa Berikut Mitos dan Asal Usul Namanya

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 14 Januari 2026 | 07:00 WIB
Sejarah hingga asal usul nama Gunung Slamet (eventdaerah.kemenparekraf.go.id)
Sejarah hingga asal usul nama Gunung Slamet (eventdaerah.kemenparekraf.go.id)

SketsaNusantara.id - Gunung Slamet merupakan salah satu gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.432 meter di atas permukaan laut atau mdpl.

Gunung yang dijuluki atap Jawa Tengah (Jateng) ini juga merupakan puncak tertinggi kedua di Pulau Jawa setelah Gunung Semeru yang ada di Jawa Timur.

Tak heran jika kemudian Gunung Slamet menjadi salah satu lokasi pendakian incaran para pendaki yang ingin menaklukkan deretan atap tertinggi di Pulau Jawa.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Gunung Slamet, Dijuluki Atap Jawa Tengah dengan 6 Jalur Pendakian Utama, Kapan Terakhir Meletus?

Dalam pandangan masyarakat sekitar, Gunung Slamet memiliki nilai spiritual. Bahkan dalam mitologi Jawa Kuno, gunung Slamet kerap dianggap sebagai ‘paku bumi’ kedua setelah gunung Semeru.

Mitologi ini tak lepas dari sejarah yang beredar di masyarakat, termasuk asal usul nama gunung tersebut.

Sejarah Gunung Slamet

Ada beberapa versi sejarah gunung Slamet yang beredar di masyarakat. Konon, gunung Slamet muncul akibat pertarungan Bima dan gajah raksasa.

Dalam pertarungan tersebut, kuku Bima yang kabarnya sangat kuat patah hingga akhirnya memotong gunung yang menjulang tinggi hingga ke kayangan.

Baca Juga: 3 Kasus Pendaki Hilang di Gunung Slamet, Terbaru, Syafiq Ridhan Ali Asal Magelang yang Masih dalam Pencarian

Gunung tersebut terpotong menjadi dua, yakni Gunung Slamet dan Gunung Ciremai di Jawa Barat.

Versi lain menyebutkan, gunung yang awalnya bernama Gunung Gora ini diberi nama Gunung Slamet oleh Syekh Maulana Maghribi saat menyebarkan agama Islam di Jawa.

Namun secara ilmiah, gunung Slamet yang berada di 5 kabupaten ini terbentuk akibat pertemuan Lempeng Eurasia dan Indo-Australia.

Baca Juga: Mengharukan Perjuangan Ayah Mendaki Gunung Slamet Demi Mencari Anak Hilang Kisah Dhani Rusman yang Menyentuh Hati Warganet

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X