Perkembangan berlanjut hingga era komika modern. Bonnie menyebut nama Abdur Arsyad dan Pandji Pragiwaksono. Keduanya dianggap bagian dari regenerasi kritik sosial berbasis komedi.
“Mereka adalah penerus estafet yang menyampaikan kegelisahan publik,” kata dia.
Bonnie menekankan kebebasan berekspresi sebagai alat utama pekerja seni. Ancaman hukum dinilai dapat menciptakan ketakutan berkarya. Kondisi tersebut berpotensi melemahkan kreativitas dan ruang kritik.
Ia juga mengajak masyarakat tidak bersikap berlebihan menanggapi kritik seniman. Kritik disebut sebagai bagian sehat dalam demokrasi. Ruang ekspresi dinilai perlu dijaga bersama oleh negara dan masyarakat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!