Perkembangan berlanjut hingga era komika modern. Bonnie menyebut nama Abdur Arsyad dan Pandji Pragiwaksono. Keduanya dianggap bagian dari regenerasi kritik sosial berbasis komedi.
“Mereka adalah penerus estafet yang menyampaikan kegelisahan publik,” kata dia.
Bonnie menekankan kebebasan berekspresi sebagai alat utama pekerja seni. Ancaman hukum dinilai dapat menciptakan ketakutan berkarya. Kondisi tersebut berpotensi melemahkan kreativitas dan ruang kritik.
Ia juga mengajak masyarakat tidak bersikap berlebihan menanggapi kritik seniman. Kritik disebut sebagai bagian sehat dalam demokrasi. Ruang ekspresi dinilai perlu dijaga bersama oleh negara dan masyarakat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Hilang Lalu Muncul Kembali, Podcast Ahok dan Denny Sumargo Bahas Pilkada, Mahkamah Konstitusi, hingga Stand Up Pandji
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi, Materi Stand Up Comedy 'Mens Rea' Dituding Sebarkan Fitnah hingga Dinilai Memecah Belah Bangsa
Kritik Itu Biasa! Respon Tak Terduga Gibran Usai Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi Gegara Stand Up Comedy 'Mens Rea', Unggahan Wapres Disorot
Panik! Pandji Pragiwaksono Minta Maaf Gegara Keliru Kaitkan Zarof Ricar dengan Kejaksaan Agung di Panggung 'Mens Rea', Begini Klarifikasinya
Plot Twist! PBNU Sebut Aliansi Muda yang Melaporkan Pandji Pragiwaksono Bukan Bagian dari NU, Gus Ulil Tekankan Hal Ini