news

Tuai Kecaman, Ketegangan Amerika Serikat dengan Venezuela Picu Kekhawatiran Publik, Apa Dampaknya bagi Indonesia?

Minggu, 4 Januari 2026 | 19:43 WIB
Ilustrasi ketegangan AS dengan Venezuela pasca serangan militer Amerika Serikat di Ibu Kota Caracas dan penangkapan Presiden Nicolas Maduro (X/@muslim)

Langkah militer ini memicu kecaman internasional termasuk dari negara besar seperti China, Rusia dan Amerika Latin yang menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional dan kedaulatan negara.

Banyak pemimpin dari berbagai negara dan organisasi internasional berpendapat bahwa langkah militer AS ini mengancam stabilitas regional dan hukum internasional.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyampaikan keprihatinan mendalam. Pihaknya menekankan pentingnya penghormatan terhadap Piagam PBB, khususnya prinsip kedaulatan dan penyelesaian konflik melalui mekanisme multilateral.

Baca Juga: AS dan Ukraina Perkuat Pertahanan Udara Usai Serangan Besar Rusia ke Kyiv, Trump dan Zelensky Lakukan Pembicaraan Strategis

Kecaman juga datang dari berbagai belahan dunia. Negara-negara Amerika Latin, Afrika, hingga Asia menyuarakan kekhawatiran bahwa tindakan Amerika Serikat dapat menjadi preseden berbahaya.

Di media sosial global, banyak pihak menuding bahwa motif utama di balik intervensi tersebut adalah kepentingan lain mengingat sumber daya alam Venezula yang melimpah.

"Ini sudah termasuk penjajahan terang-terangan, AS merebut paksa sumber daya negara lain, menguasai dan memompa cadangan minyak milik Venezuela, tapi dunia hanya bisa diam saja," komentar salah satu warganet di Instagram.

Alfred de Zayas, mantan Reporter Khusus PBB menyebut agresi militer AS ini merupakan misi yang dilakukan pemerintahan Trump untuk memperoleh keuntungan besar.

Baca Juga: Empat Pulau di Aceh yang Berpontensi Miliki Cadangan Minyak dan Gas Bumi Dipindah ke Sumatra Utara, Said Didu Singgung Menantu Jokowi

"Bukan hanya industri minyak, Venezuela juga amat kaya akan Emas, Lithum dan mineral-mineral lainnya," katanya dikutip dari video wawancara yang diunggah di kanal YouTube Sky News.

Isu ini juga mendapat perhatian publik, termasuk di Indonesia. Warganet ramai menyuarakan kritik terhadap tindakan Amerika Serikat, dengan narasi yang menekankan ketidakadilan global dan standar ganda negara-negara kuat.

Ketegangan AS dengan Venezuela menimbulkan kekhawatiran publik, tak sedikit yang menyebut negara berkembang akan berada dalam posisi rentan ketika memiliki sumber daya strategis, terlebih ketika berhadapan dengan negara adidaya seperti AS.

Anies Baswedan, juga memberikan respons terkait hal ini. Melalui akun X miliknya, Mantan Gubernur Jakarta itu menilai serangan militer Amerika Serikat ke Venezuela sebagai tindakan yang bertentangan dengan prinsip kedaulatan.

Baca Juga: Ditolong Bestie, Netanyahu Puji Donald Trump Usai Serang Pangkalan Nuklir Iran, PM Israel: Amerika Tak Terkalahkan

"Serangan militer AS terhadap Venezuela Sangat disayangkan karena bertentangan dengan prinsip-prinsip kedaulatan dan multilateralisme yang telah lama diperjuangkan Amerika," tulis Anies Baswedan dalam akun X miliknya pada hari Sabtu, 3 Januari 2025.

Halaman:

Tags

Terkini