“Dari jumlah transaksi dan perputaran uang, rata-rata keuntungan yang saya dapat mencapai satu juta rupiah,” ungkap dia.
Baca Juga: Tingkatkan Proteksi Transaksi, BRI Ajak Nasabah Waspada dan Jaga Kerahasiaan Data Perbankan
Ikhwan mengaku, selain fee yang sudah ditentukan oleh BRI, ia memberlakukan fee di luar ketentuan sebagai agen. Meski demikian, kata dia, pelanggannya tidak pernah mempertanyakan karena biaya administrasi yang mahal.
“Mereka sudah paham. Jika dibanding pergi ke kantor BRI Unit, kalau dikalkulasi, biayanya mungkin sama. Butuh BBM (bahan bakar motor, red), waktu yang dibutuhkan juga lama karena jaraknya jauh. Utamanya, mereka malas untuk antri jika berada di kantor Unit BRI,” jelas Ikhwan yang juga mengelola toko onderdil sepeda motor sebagai penghasilan utamanya tersebut.
Tidak hanya fee atas jasa yang ia berikan kepada pelanggan. Melalui layanan BRILink, pria lulusan perguruan tinggi (PT) di Surabaya ini bisa mengedukasi masyarakat sekitar dalam menggunakan produk-produk perbankan. Bagaimana cara menggunakan ATM, membuka rekening melalui smartphone, dan lainnya.
“Terutama mereka yang berusia lanjut. Bantuan pemerintah sekarang diberikan melalui transfer bank, kebanyakan BRI. Tentu bagi mereka yang belum memiliki rekening wajib buka. Di sinilah saya memberi pemahaman kalau buka rekenig tidak harus pergi ke kantor bank. Tapi bisa melalui online,” ujarnya.
Ikhwan menyebut, layanan yang disediakan juga menerima pembelian tiket berbagai macam moda transportasi. “Selama buka agen BRILink, pernah juga melayani pembelian tiket pesawat, kereta api, dan tiket kapal,” beber pria yang pernah bekerja di sebuah pabrik di Surabaya ini.
Juki (45), salah satu pelanggan Likah Mobile, demikian nama agen BRILink milik Ikhwan, merasa terbantu dengan hadirnya layanan yang disediakan agen tersebut.
“Kalau butuh ke bank cukup di agen BRILink saja, tidak jauh-jauh,” kata petani yang juga warga Desa Klitih ini.
Pelanggan lainnya, As’alul (48) juga merasakan hal yang sama dengan adanya agen BRILink tersebut. Warga Desa Pule, Kecamatan Jatikalen, Kabupaten Nganjuk ini dapat menyingkat waktu jika pada saat membayar angsuran bank. Dia mengaku, jika menuju ke BRI Unit Jatikalen dibutuhkan waktu 30 menit, bahkan lebih.
“Cukup ke agen BRILink saja, Mas. Jaraknya dekat dan bisa melayani apapun,” kata dia usai melakukan transaksi keuangan di agen BRILink milik Ikhwan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI