Minggu, 19 Juli 2026

Dorong Ekonomi Kerakyatan, BRI Tuntaskan Penyaluran 83,2 Persen Kuota KUR 2025 bagi UMKM di Seluruh Indonesia

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Jumat, 21 November 2025 | 10:38 WIB
KUR BRI 2025 Capai Rp147,2 Triliun: Komitmen Perkuat UMKM, Ciptakan Lapangan Kerja, dan Wujudkan Asta Cita (Dok. BRI)
KUR BRI 2025 Capai Rp147,2 Triliun: Komitmen Perkuat UMKM, Ciptakan Lapangan Kerja, dan Wujudkan Asta Cita (Dok. BRI)

SketsaNusantara.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menegaskan posisinya sebagai bank dengan komitmen terbesar dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), BRI menunjukkan langkah konkret dalam mendukung agenda pembangunan nasional Asta Cita, khususnya terkait penciptaan lapangan kerja berkualitas dan peningkatan kewirausahaan.

Hingga akhir Oktober 2025, BRI tercatat telah menyalurkan KUR senilai Rp147,2 triliun kepada 3,2 juta debitur UMKM. Angka ini setara 83,2% dari total kuota KUR 2025 yang mencapai Rp177 triliun. Peningkatan kuota dari alokasi awal Rp175 triliun menunjukkan tingginya minat pelaku usaha kecil terhadap pembiayaan produktif yang mampu mendorong keberlanjutan usaha mereka.

Baca Juga: Tabungan Emas Holding Ultra Mikro BRI Melonjak 66,9 Persen, Investasi Rakyat Tembus 13,7 Ton Hingga September 2025

Kuota tersebut mencakup Rp160 triliun untuk KUR Mikro, yakni pembiayaan dengan nilai pinjaman di bawah Rp100 juta, serta Rp17 triliun untuk KUR Kecil dengan plafon pinjaman antara Rp100 juta hingga Rp500 juta. Struktur pembiayaan ini dirancang untuk menjangkau segmen pelaku usaha yang beragam, mulai dari pedagang harian hingga pelaku industri skala menengah yang membutuhkan dukungan modal kerja maupun investasi.

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menegaskan bahwa penyaluran KUR merupakan bagian dari komitmen BRI dalam memperkuat UMKM sebagai penggerak utama ekonomi nasional. Menurutnya, pembiayaan diarahkan ke sektor-sektor produktif seperti pertanian, perdagangan, dan perikanan yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

“BRI terus mendorong pertumbuhan sektor UMKM agar tetap sehat dan berkelanjutan sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Kami memastikan program KUR berjalan optimal dengan sisa kuota sebesar Rp29,8 triliun yang siap disalurkan hingga akhir 2025,” ujar Hery.

Baca Juga: BRI Pimpin Sindikasi Pembiayaan BRI SSMS Rp5,2 Triliun, Dorong Ekspansi Industri Sawit dan Penguatan Agribisnis Nasional

BRI yang dikenal sebagai bank penyalur KUR terbesar di Indonesia menegaskan bahwa seluruh proses penyaluran dilakukan secara prudent, transparan, dan akuntabel. Hal ini penting karena KUR merupakan kredit yang 100% bersumber dari dana perbankan, yang berasal dari penghimpunan dana masyarakat. Dengan demikian, kualitas kredit harus terjaga, sekaligus memastikan program ini memberi dampak nyata bagi penguatan ekonomi kerakyatan.

Melalui ekspansi pembiayaan yang masif dan terukur, BRI berharap dapat mendorong UMKM naik kelas dan memperluas penyerapan tenaga kerja di berbagai wilayah. Program ini juga menjadi pilar penting untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional, terutama di tengah tantangan global yang menuntut ketahanan sektor riil.

Dengan sisa kuota yang masih besar menjelang akhir tahun, BRI menargetkan penyaluran KUR dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para pelaku UMKM yang membutuhkan akses modal untuk memperluas usaha, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat daya saing.***

Baca Juga: BRI Perkuat Gerakan Daur Ulang Lewat RVM di KOPLING 2025, Didukung Menteri UMKM dan Raffi Ahmad

 Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!

 

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X