Kegaduhan ini bermula dari utas Anita Dewi di akun Threadnys @anitadwdl yang meluahkan kekecewaannya.
Tumbler Tuku berwarna biru miliknya yang tertinggal tiba-tiba hilang saat ia hendak mengambilnya.
Awalnya, petugas berhasil menemukan tas berisi tumbler Tuku milik Anita yang tertinggal di gerbong khusus wanita KRL rute Stasiun Tanah Abang-Rangkasbitung.
Namun saat keesokan harinya Anita mengambil tas tersebut, tumbler Tuku miliknya mendadak raib.
Padahal dalam foto yang dikirim petugas yang menemukan tas tersebut, tumbler Tuku miliknya masih ada beserta barang-barang lainnya.
Saat dikonfirmasi kembali, rupanya petugas stasiun atas nama Argi, yang menerima tas tersebut dari rekannya, lupa untuk memeriksa kembali isi barang-barang di dalam.
Kondisi stasiun yang ramai membuat Argi luput memeriksa ulang isi dalam tas milik Anita.
Baca Juga: Pasang Badan untuk Whoosh, Prabowo Tegaskan Sikapnya soal Utang Kereta Cepat: Saya Tanggung Jawab!
Setelah utas yang diunggah viral, Argi mengaku dipanggil pihak manajemen dan diberi teguran.
Argi yang berinisiatif mengganti tumbler Tuku milik Anita itu kemudian mengaku dirinya terancam dipecat.
Hingga akhirnya, PT KAI Commuter membantah rumor pemecatan Argi lewat keterangan resmi.
Sedangkan pihak Anita Dewi yang diwakili sang suami juga turut meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!