news

Efek BBM Oplosan? Ramai Masyarakat Jawa Timur Keluhkan Motor Mbrebet hingga Bikin Kendaraan Rusak, Warganet Desak Bahlil Dipecat

Rabu, 29 Oktober 2025 | 06:00 WIB
Potret Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia yang didesak mundur setelah ramai masyarakat keluhkan kendaraan rusak usai isi bensin di SPBU Pertamina (Instagram @bahlillahadalia)

Dalam video yang beredar di Instagram maupun tiktok, sejumlah mekanik bengkel juga mengaku memperbaiki motor dengan masalah yang sama.

Baca Juga: Terancam PHK, Video Petugas SPBU Shell Jualan Kopi Viral, Netizen Singgung Bahlil Lahadalia hingga Presiden Prabowo

Banyak motor yang mbrebet seperti kehabisan bensin padahal tanki bahan bakar masih terisi penuh. Saat dicek bensin juga berbau seperti endapan lama dan hal ini rentan terjadi pada motor karbu hingga kendaraan keluaran terbaru.

Keluhan masyarakat di media sosial membuat sejumlah pihak turun tangan. Seperti yang dilakukan Pemkot Mojokerto yang telah melakukan pengecekan di beberapa SPBU.

Petugas melakukan pemeriksaan di beberapa SPBU termasuk pada takaran, kadar oktan, dan kandungan air di dalam tangki tandon BBM jenis Pertalite dan Pertamax.

Berdasarkan hasil pengecekan dari beberapa SPBU, diketahui semua parameter masih sesuai dengan standar yang diizinkan dan tidak ditemukan indikasi pengoplosan ataupun adanya kandungan air dalam tangki BBM.

Sementara itu, Pertamina menanggapi masalah ini dan menghimbau masyarakat untuk segera melapor jika kendaraan bermasalah usai mengisi BBM jenis Pertalite maupun Pertamax.

"JIka ada masyarakat yang mengeluhkan kendaraannya rusak pasca isi bensin di SPBU Pertamina, mohon untuk segera melapor agar bisa dicatat data lengkap pelanggan," ujar Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, saat mengudara di Radio Suara Surabaya pada hari Selasa, 28 Oktober 2025.

Masyarakat juga bisa melapor melalui Pertamina Call Center 135 agar bisa dilakukan pendataan dan pelacakan sehingga akan dilakukan pengecekan lebih lanjut.

"Dengan pendataan ini kita bisa lihat histori pembelian dari SPBU mana yang perlu dicek langsung," sambung Ahad.

"Dari pelaporan ini juga kita bisa melihat histori pengiriman SPBU, menggunakan kendaraan mobil tangki nomor berapa, jadi kita bisa langsung periksa," pungkasnya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Tags

Terkini