Suharyanto juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjelaskan secara rinci proses identifikasi yang dilakukan oleh DVI dan Inavis membutuhkan waktu.
Termasuk melakukan upaya maksimal dalam proses evakuasi seperti penggunaan alat berat.
“Alat berat juga sedang masuk secara masif untuk mempercepat. Semuanya sudah kita lakukan,” tegasnya.
Tak hanya itu, Suharyanto juga mengingatkan kepada para keluarga korban akan bahaya susulan insiden runtuhnya musala Ponpes Al Khoziny.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!