Purbaya lantas mengungkit soal Pertamina berjanji akan membangun 7 kilang minyak baru di tahun 2018 silam.
Bahkan saat itu, investor dari China telah menawarkan pembangunan kilang minyak di Indonesia dengan syarat bahwa Pertamina harus membeli produk darinya.
Namun 7 tahun berlalu, kilang minyak yang dijanjikan Pertamina itu tak pernah ada. Bahkan Pertamina menolak tawaran investor China tersebut.
"Mereka (Pertamina) akan bangun tujuh kilang baru dalam waktu 5 tahun. sampai sekarang kan enggak ada satu pun, jadi bapak tolong kontrol mereka juga," ungkapnya.
Menteri baru pengganti Sri Mulyani ini juga meminta DPR agar mendesak Pertamina untuk segera mewujudkan kilang minyak baru.
"Dari saya kontrol, dari bapak-bapak juga kontrol (Pertamina), karena kita rugi besar. karena kita impor dari mana dari Singapura. Mereka bilang iya tapi ke depan akan jadi, sampai sekarang enggak jadi. Yang ada malah beberapa dibakar kan,"
Ungkapan Purbaya Yudhi Sadewa ini lantas mendapat banyak dukungan dari netizen.
"Dia pernah kerja di Schlumberger, perusahaan Prancis dan Amerika yang di Indonesia kerjasama ama Caltex/Chevron ngurusin sumur/kilang minyak, makanya dia enteng bilang pertamina malas-malasan, emang bener yang dibilang pak Pur," kata netizen.
"Banyakinlah menteri-menteri dari profesional independent (akademisi sekaligus praktisi), biar gak manut-manut sama parpol dan tunduk sama oligarki. Kerren pak Menkeu..," komentar netizen.
"Ini Gambaran Mentri di Indonesia bukan dari partai politik,kerja mereka bisa all out dan profesional," timpal netizen yang lain.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!