news

Mulai dari BBM, Listrik, hingga Pupuk, Purbaya Yudhi Sadewa Bocorkan Harga Asli Produk-Produk yang Disubsidi Pemerintah, Ternyata...

Rabu, 1 Oktober 2025 | 12:14 WIB
Ilustrasi - gas LPG 3 kg (X/pertamina)

SketsaNusantara.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali menuai sorotan publik.

Belum lama ini, Purbaya Yudhi Sadewa membeberkan harga asli dari produk yang mendapat subsidi dari pemerintah.

Seperti dilansir dari akun X @cakkhum, Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap harga dari solar, pertalite, minyak tanah, listrik, hingga LPG 3 KG.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Sebut Pajak di Berbagai Sektor Bisa 'Membunuh' Ekonomi Indonesia, Sri Mulyani Auto Kena Sentil Warganet

Hal ini disampaikan Purbaya Yudhi Sadewa dalam rapat kerja bersama DPR RI.

"Subsidi energi sangat dipengaruhi oleh 3 faktor utama, yaitu harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, dan volume konsumsi,"

"Harga jual BBM dan tarif listrik telah disesuaikan sejak tahun 2022 namun belum mencapai harga keekonomian," ucapnya.

Baca Juga: Isu Dapur Fiktif di Balik Anggaran MBG Rp99 Triliun, Menkeu Purbaya Tegaskan Evaluasi

Dikatakan Perbaya bahwa selama ini, pemerintah menanggung selisih antara harga keekonomian dan harga yang dibayar masyarkaat melalui pemberian subisdi dan kompensasi baik energi dan non energi.

"Misalnya untuk pertalite masyarakat hanya membayar Rp10.000 perliter dari harga perekonomian Rp11.700 per liter, sehingga APBN harus meanggung Rp1.700 per liter atau 15 persen melalui kompensasi," jelasnya.

Baca Juga: Balasan Monohok Menkeu Purbaya Soal Sebutan 'Juru Bayar' dari Rocky Gerung: Minta Maaf ke Saya...

Berikut daftar harga asli produk-produk yang disubsidi pemerintah mulai dari BBM, listrik, hingga pupuk.

1. Solar
- Harga asli: Rp11.950 per liter
- Harga yang berlaku bagi konsumen: Rp6.800
- Ditanggung APBN: Rp5.150/ liter (43 persen)
- Penerima manfaat: 4,0 juta kendaraan

2. Pertalite
- Harga asli: Rp11.700/ liter
- Harga yang berlaku bagi konsumen: Rp10.000/ liter
- Ditanggung APBN: Rp1.700/ liter (15 persen)
- Penerima manfaat: 157,4 juta kendaraan

Halaman:

Tags

Terkini