SketsaNusantara.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberikan respons tegas dan menohok terhadap kritik dari Rocky Gerung beberapa waktu yang lalu.
Pengamat politik dan akademisi Rocky Gerung beberapa waktu yang menyebutnya hanya sebagai "juru bayar" atau "kasir" negara, bukan penggerak utama pertumbuhan ekonomi.
"Saya kan cuma juru bayar, kata siapa? Rocky Gerung, dengan tim akselerasi itu anggota banyak di kementrian, saya ketua disitu saya bisa masuk kemana-mana," jawab Menkeu Purbaya dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPASTV.
"Jadi tidak ada istilah lagi Menteri Keuangan hanya juru bayar, saya bisa lebih aktif apalagi instrumen fiskal dan pajak ada di saya," tegasnya lagi.
Kritik Rocky Gerung muncul sebagai balasan setelah Purbaya sebelumnya sempat mengkritik Rocky Gerung di sebuah forum.
Rocky Gerung menilai peran Menkeu sebatas mengelola anggaran, sementara mesin pertumbuhan seharusnya didorong oleh menteri teknis.
Purbaya membantah keras anggapan tersebut dan bahkan melontarkan tantangan balik.
"Dengan berjalannya waktu, kalau saya bisa balikin ekonomi dari 5 ke 6% atau lebih lagi, Rocky Gerung harus minta maaf ke saya," tegas Purbaya lagi.
Menanggapi sebutan "juru bayar" yang merujuk pada peran Menkeu sebagai kasir yang hanya mengurus keluar masuknya uang, Purbaya menyatakan bahwa kritik tersebut dapat dianggap sebagai kontrol yang positif agar ia tak terlena.
Akan tetapi ia juga menegaskan bahwa substansi kritik tersebut keliru, Purbaya menegaskan bahwa ia tak hanya berfungsi sebagai juru bayar.
Menurut Purbaya, peran Menteri Keuangan jauh lebih kompleks daripada sekadar "kasir."