SketsaNusantara.id - Rocky Gerung menanggapi kasus pemerasan yang dilakukan oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan Indonesia, Immanuel Ebenezer atau Noel.
Akademisi dan filsuf Indonesia ini menyebut bahwa pejabat yang melakukan tindak korupsi dan pemerasan sebenarnya itu haus akan validasi.
Berdasarkan penelusuran tim SketsaNusantara.id, hal ini dibahas oleh Rocky Gerung bersama dengan jurnalis senior Hersubeno Arief, melalui channel YouTube Rocky Gerung Official pada 22 Agustus 2025.
Dalam video yang berjudul “Wamenaker Noel Salah Satu Tipe Pejabat Serakah! Bergaji Kecil tapi Rumah Seperti Showroom” itu, Rocky menyinggung ketamakan para koruptor.
“Jadi sebetulnya yang terjadi adalah semacam kehausan untuk memperlihatkan sesuatu yang bertentangan dengan kebudayaan,” kata Rocky dikutip oleh tim redaksi.
Rocky menyebut bahwa kerakusan Noel untuk mengambil hak rakyat bisa membunuhnya perlahan-lahan.
“Dia tidak mampu untuk mengendalikan sesuatu yang sebetulnya sedang membunuh dia, yaitu keserakahan,” lanjutnya.
Sejatinya, seorang pejabat harus mencontohkan perilaku yang baik kepada masyarakat.
“Mereka yang punya kedudukan elitis justru tidak paham bahwa menjadi elit itu artinya ikut dalam upaya merawat bumi, bukan memamerkan kemewahan,” ujar dosen Universitas Indonesia ini.
Rocky bahkan berani menyebutkan bahwa pejabat yang suka memamerkan kemewahan adalah orang yang norak.
“Apa yang penting dari mengoleksi kemewahan? Kan itu semacam kenorakan,” tegasnya.
Artikel Terkait
Kisruh LPG 3 KG, Bahlil Dituntut Mundur karena Dinilai Memusingkan Presiden, Rocky Gerung: Kabinet yang Absurd!
Bahlil Disebut Membuat Kebijakan Dungu yang Berdampak pada Penderitaan Rakyat akibat LPG 3 KG Langka, Rocky Gerung: Dia Salah
Rocky Gerung Sindir DPR: Dari Pembuat Aturan Kini Jadi Penguasa Pejabat Publik
Beda dari Rezim Jokowi, Prabowo Bakal Bebaskan Penghina Pejabat Negara, Rocky Gerung: Selamat Datang Demokrasi
Sinyal Revisi UU ITE di Era Prabowo, Rocky Gerung: HAM Harus Jadi Paradigma dalam Kebijakan Presiden