news

Kritik Pemkot Probolinggo saat Peringatan HUT ke-666, Seniman Ini Sebut Probolinggo Darurat Kesenian

Jumat, 5 September 2025 | 20:55 WIB
Link download resmi logo Hari Jadi ke-666 Kota Probolinggo (Dokumen.probolinggokota.go.id)

Baca Juga: 3 Mahasiswa Baru UNEJ 2025 Termuda Seangkatan, Ada Murid Akselerasi dari Probolinggo dan Jember

Menurutnya, banyak pelaku seni dan kreatif di Probolinggo yang sebenarnya terus berusaha melahirkan karya dan kegiatan.

Namun, upaya itu tidak mendapatkan dukungan memadai. Pemerintah lebih sibuk mempercantik infrastruktur seperti alun-alun, sementara keberadaan gedung kesenian justru dialihkan untuk fungsi lain.

Dalam tulisannya, Adnan juga menegaskan bahwa kritik yang ia lontarkan lahir dari rasa cinta terhadap kota kelahirannya, bukan kebencian.

Baca Juga: Perbaiki Infrastruktur Menuju Salah Satu Sekolah dan Ponpes di Probolinggo, Gubernur Khofifah Sebut Itu Bentuk Pelayanan untuk Warga Jatim

Sebagai lulusan S1 Desain Komunikasi Visual Universitas Negeri Malang dan pendiri Lohalo Studio Collective, Adnan memiliki kepekaan terhadap identitas visual dan makna simbolik di baliknya.

Melalui logo “darurat kesenian” ini, ia ingin mengingatkan masyarakat bahwa seni adalah denyut kehidupan kota, bukan sekadar hiburan tambahan.

Adnan berharap pemerintah daerah mulai membuka mata dan memberi ruang lebih luas bagi seniman maupun pekerja kreatif.

“Semoga ocehan ini bisa turut membuka pola pikir pemerintahan bahwa banyak loh seniman maupun pekerja kreatif dari Probolinggo yang harus disupport,” kata Adnan.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

 

 

Halaman:

Tags

Terkini