SketsaNusantara.id – Puluhan warga Jember mendatangi RSD dr Soebandi pada Jumat, 5 September 2025. Bukan tanpa sebab, mereka hadir untuk menerima pelayanan kesehatan gratis, mulai operasi bibir sumbing hingga pemberian kaki palsu.
Pemerintah Kabupaten Jember melalui RSD dr Soebandi dan Dinas Kesehatan menyediakan pelayanan kesehatan yang adil bagi seluruh warga, mulai dengan mengadakan kegiatan Bakti Sosial Kesehatan.
Acara kemanusiaan itu menawarkan dua jenis layanan utama, yaitu operasi bibir sumbing untuk lima pasien dan penyerahan bantuan kaki palsu kepada sepuluh orang yang berhak menerima.
Baca Juga: Pemkab Jember Luncurkan Desk Pelayanan Pekerja Migran Indonesia
Bupati Gus Fawait melalui TP3D Bidang Kesehatan dr Ulfa Elfiah menyatakan bahwa acara tersebut bukan sekadar aktivitas rutin. Namun, merupakan bukti nyata perhatian pemerintah kepada masyarakat kecil.
Dokter Ulfa menyatakan bahwa akses terhadap pelayanan kesehatan yang baik adalah hak setiap individu, tanpa terkecuali.
"Kesehatan merupakan pondasi untuk kehidupan yang terhormat. Melalui bakti sosial ini, kami berusaha membuktikan bahwa pemerintah ada untuk memberikan manfaat nyata dan mendekatkan layanan kepada masyarakat," ungkapnya.
Baca Juga: Terbanyak di Jatim, Pemkab Jember Usulkan 3378 non-ASN Jadi PPPK Paruh Waktu
Acara bakti sosial itu merupakan bagian ketiga dari program besar Pemkab Jember di sektor kesehatan. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilakukan melalui operasi khitanan massal gratis pada bulan Juni lalu dan dilanjutkan dengan operasi katarak di Rumah Sakit Kalisat.
Kini, perhatian difokuskan pada operasi bibir sumbing dan langit-langit, serta dukungan bagi penyandang disabilitas berupa bantuan kaki palsu.
Kerja sama antar sektor pun terjalin, melibatkan dukungan dari NGO internasional, forum CSR perusahaan di Jember, serta kolaborasi dengan komunitas disabilitas.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jember Akhmad Helmi Luqman memberikan pesan khusus kepada para penerima kaki palsu untuk secara teratur menjalani pemeriksaan.
Langkah itu penting untuk memastikan kenyamanan serta kelangsungan penggunaan alat bantu tersebut.
Artikel Terkait
Pemkab Jember Fokus Bahas Perlindungan Anak, Perbaikan Data Pendidikan, dan Optimalisasi Penggunaan Waktu Libur
Tunggu Pasokan BBM Datang, Pemkab Jember Bikin Solusi Urai Antrean Panjang Pengendara
Maksimalkan Pelayanan, Pemkab Jember Gelar Sosialisasi dan Bimtek SP4N Lapor, Wadul Gus’e, serta UHC
Pemkab Jember Genjot Perbaikan Jalan, Dinas PU Bina Marga dan SDA Sebut Masih 3 AMP yang Lolos
Terobosan Baru! Pemkab Jember Siapkan Layanan Home Care, Bupati Gus Fawait: Masyarakat dengan Penyakit Kronis dan Disabilitas Jadi Prioritas
Terbanyak di Jatim, Pemkab Jember Usulkan 3378 non-ASN Jadi PPPK Paruh Waktu
Hibah 47 Hektar Aset Pemkab Jember ke Polda Jatim, Pansus DPRD Jember: Ini Peluang Pertumbuhan Ekonomi
Pemkab Jember Kenalkan Si Petri, Maskot Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXI Provinsi Jawa Timur di Jember
Pemkab Jember Bakal Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis, Pemberian Kaki palsu, hingga Daftarkan BPJS Ketenagakerjaan bagi Ojol
Pemkab Jember Luncurkan Desk Pelayanan Pekerja Migran Indonesia