Kamis, 4 Juni 2026

Maksimalkan Pelayanan, Pemkab Jember Gelar Sosialisasi dan Bimtek SP4N Lapor, Wadul Gus’e, serta UHC

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Senin, 4 Agustus 2025 | 14:45 WIB
dr. Sendy Dwi Pertiwi saat menyampaikan persoalan UHC Prioritas. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)
dr. Sendy Dwi Pertiwi saat menyampaikan persoalan UHC Prioritas. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Saluran Wadul Gus'e dan Universal Health Coverage (UHC) merupakan dua program andalan Bupati Jember Muhammad Fawait yang sangat membantu warga Jember, baik persoalan kesehatan maupun berbagai persoalan lain.

Sebagai upaya meningkatkan kualitas mutu, Kabupaten Jember melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Jember menyelenggarakan acara Sosialisasi dan Bimbingan Teknis terkait SP4N Lapor, Wadul Gus’e, serta UHC di RM Lestari pada Senin, 4 Agustus 2025.

Kepala Bidang Aspirasi dan Informasi Publik Diskominfo Jember Rachmat Agung Purnama menyampaikan bahwa peserta terdiri dari sekretaris kecamatan, sekretaris kelurahan, dan operator.

Baca Juga: Tunggu Pasokan BBM Datang, Pemkab Jember Bikin Solusi Urai Antrean Panjang Pengendara

"Wadul Gus’e telah berjalan sejak peluncurannya pada bulan Maret yang lalu," ujarnya.

Dalam sebulan terakhir, program Wadul Gus’e telah diperluas ke tingkat kecamatan.

"Karena, setiap aduan terkait pelayanan paling dekat ditangani di tingkat kecamatan dan kelurahan," tambahnya.

Baca Juga: Pemkab Jember Fokus Bahas Perlindungan Anak, Perbaikan Data Pendidikan, dan Optimalisasi Penggunaan Waktu Libur

Dengan demikian, penting untuk meningkatkan pemahaman peserta melalui sosialisasi dan bimbingan teknis mengenai cara penggunaan Wadul Gus’e.

"Kami membagi kegiatan ini menjadi enam lokasi," kata Agung.

"Kenapa UHC? Sebab, banyak pertanyaan yang diajukan masyarakat melalui Wadul Gus’e berhubungan dengan layanan kesehatan gratis. Oleh karena itu, pihak kecamatan dan kelurahan harus memahami informasi ini agar dapat menjelaskan kepada masyarakat," jelasnya.

Baca Juga: Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok, Pemkab Jember Gelar Pasar Murah di Kecamatan Ambulu, Kadisperindag: Antusiasme Warga Tinggi

Di tempat lain, dr. Sendy Dwi Pertiwi dari Puskesmas Kaliwates menyoroti bahwa syarat untuk menjadi peserta UHC prioritas sangatlah mudah yakni, harus memiliki KTP dan KK Jember.

“Namun, yang paling penting adalah untuk masyarakat yang kurang mampu," tambahnya.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X